LINGKARWILIS.COM – Dunia hiburan Korea Selatan kembali diguncang oleh isu sensitif menyusul beredarnya episode podcast Above The Influence (kini telah dihapus) yang memuat pernyataan kontroversial dari influencer bernama Kira.
Dalam perbincangan tersebut, Kira mengaku pernah menjalin hubungan asmara dengan mantan anggota BIGBANG, T.O.P, dan menyampaikan tuduhan serius soal keterlibatan sejumlah selebritas Korea dalam praktik prostitusi kelas atas.
Menurut Kira, banyak idola dan aktris K-pop memiliki “harga” tertentu untuk menemani pria kaya dalam pertemuan privat. Ia menyebut adanya dugaan praktik prostitusi kelas atas di lingkup perusahaan hiburan besar yang bisa diakses oleh kalangan elit termasuk pengusaha asing.
“Tampaknya setiap idola K-pop, selebritas Korea, atau aktris memiliki harga yang mahal. Jika Anda cukup kaya seperti seorang pengusaha Tiongkok kamu bisa meminta perusahaan untuk mengatur semuanya,” ujar Kira dalam podcast.
Jennie BLACKPINK Hebohkan Panggung Coachella 2025, Aksi Panggungnya Curi Perhatian Dunia
Tuduhan semakin memanas ketika Kira secara jelas menyebut nama penyanyi populer IU dengan menyebut angka fantastis sebesar $500.000 per malam. Meskipun tidak disertai bukti, klaim ini langsung viral dan memicu reaksi keras dari warganet serta penggemar.
Tak hanya itu, influencer lain bernama Wootak yang hadir dalam episode yang sama juga membagikan cerita tak kalah mengejutkan. Ia menyatakan pernah melihat video yang memperlihatkan salah satu pewaris perusahaan otomotif ternama sedang bersama Jennie Blackpink setelah diduga melakukan transaksi serupa.
“Dia mengaku telah tidur dengan Jennie Blackpink setelah membayarnya. Dia bahkan menunjukkan sebuah video kepada saya, jadi saya tahu itu nyata.” ujar Wootak.

Kedua klaim tersebut menyebar cepat di media sosial, terutama di platform X (sebelumnya Twitter), dengan video cuplikan podcast tersebut ditonton lebih dari 2,3 juta kali.
10 Drama China Romantis Berlatar Kerajaan Terpopuler 2025, Jangan Sampai Gak Nonton!
Reaksi keras pun bermunculan, dengan sebagian besar penggemar menilai pernyataan tersebut sebagai fitnah dan pencemaran nama baik
“Jennie, kamu harus ambil tindakan! Ini sudah kelewatan,” tulis salah satu pengguna X dengan nada geram.
Alih-alih meredam situasi, salah satu peserta podcast justru memperburuk keadaan dengan mengunggah Instagram Story berbunyi “Saya tidak peduli dengan penggemar K-pop yang gila.” Wootak sendiri mencoba memberi klarifikasi bahwa ia hanya menyampaikan cerita yang ia dengar dan tidak bermaksud menyerang siapapun.
Namun klarifikasi tersebut dinilai tidak cukup. Penggemar IU dan Jennie mendesak agensi masing-masing untuk segera mengambil langkah hukum, termasuk atas tuduhan penyebaran informasi palsu, pelanggaran privasi, dan pencemaran nama baik.
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





