KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Suasana sore Ramadan di halaman Kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Kamis (5/3/2026), dipenuhi antusiasme masyarakat. Ratusan warga memadati lokasi untuk menikmati pertunjukan seni Reog Kediri sekaligus mengikuti kegiatan berbagi lebih dari 2.000 paket takjil.
Kegiatan bertajuk “Menebar Berkah Ramadan” ini menjadi ajang kebersamaan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pelaku budaya, pariwisata, pemuda hingga olahraga di Kota Kediri.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priambodo, Asisten I dan Asisten II Pemerintah Kota Kediri yang mewakili Wali Kota Kediri, anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Golkar, Camat Mojoroto, serta unsur TNI dan Polri. Sejumlah organisasi juga turut ambil bagian dalam mendukung acara ini, di antaranya PHRI Kediri Raya, Dewan Kebudayaan Daerah (DKD), KORMI, KNPI, Pemuda Pancasila, dan KONI Kota Kediri.
Baca juga : Pemotor Tewas Usai Bertabrakan dengan Truk Tebu di Jalur Jombang–Kediri
Kepala Disbudparpora Kota Kediri Bambang Priambodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada PHRI, DKD, KORMI, KNPI, Pemuda Pancasila dan KONI Kota Kediri yang telah memberikan dukungan. Berkat kebersamaan semua pihak, kegiatan ngabuburit budaya sekaligus berbagi takjil ini dapat terselenggara dengan lancar,” ujarnya.
Menurut Bambang, kegiatan ini sengaja digelar untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam satu momentum kebersamaan selama bulan Ramadan, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor budaya, pariwisata, kepemudaan, dan olahraga di Kota Kediri.
“Ini menjadi bentuk manunggaling antara insan budaya, pariwisata, pemuda, dan olahraga. Kita berkumpul untuk berbagi kebahagiaan Ramadan dengan masyarakat melalui pembagian lebih dari dua ribu takjil,” jelasnya.
baca juga : Satlantas Polres Kediri Kota Gelar Police Goes To School di SMA 5 Taruna Brawijaya, Ini Infonya
Selain berbagi takjil, masyarakat juga disuguhkan penampilan seni Reog Kediri yang menjadi hiburan menarik bagi warga yang tengah menunggu waktu berbuka puasa.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman pohon beringin kuning di halaman kantor Disbudparpora. Penanaman ini dilakukan sebagai pengganti pohon beringin sebelumnya yang tumbang pada Ramadan tahun 2022.
Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Kota Kediri, Wahyu Yuwono Alam, mengatakan bahwa penanaman pohon tersebut memiliki makna simbolis sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
“Menanam pohon merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian alam. Pohon beringin melambangkan kesejukan dan keseimbangan lingkungan, sehingga keberadaannya perlu terus dijaga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebelumnya DKD juga telah menggagas gerakan penanaman ribuan pohon di sejumlah wilayah Kota Kediri sebagai bentuk kepedulian terhadap isu pemanasan global.
Sementara itu, salah satu warga yang hadir menyaksikan pertunjukan Reog, Citra, mengaku mengetahui kegiatan tersebut melalui media sosial dan sengaja datang untuk mengisi waktu ngabuburit.
“Saya tahu dari story WhatsApp teman. Sekalian ngabuburit dan menonton Reog. Menurut saya acaranya bagus dan meriah,” katanya.
Kegiatan budaya Ramadan ini rencananya akan berlanjut pada 14 Maret mendatang dengan menghadirkan seluruh paguyuban jaranan se-Kota Kediri. Acara tersebut juga akan diisi kegiatan religi seperti pengajian dan pembacaan sholawat bersama..***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





