Ngopi Latar Mojoroto Jadi Ruang Konsolidasi Tiga Pilar, 10 Ribu Bibit Sayuran Digelontor untuk Gerakan Pangan Mandiri

Ngopi Latar Mojoroto Jadi Ruang Konsolidasi Tiga Pilar, 10 Ribu Bibit Sayuran Digelontor untuk Gerakan Pangan Mandiri
Ngopi Latar Mojoroto Jadi Ruang Konsolidasi Tiga Pilar, 10 Ribu Bibit Sayuran Digelontor untuk Gerakan Pangan Mandiri (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kecamatan Mojoroto kembali menegaskan perannya sebagai garda terdepan penguatan sinergi wilayah melalui forum “Ngopi Latar” atau Ngobrol Pintar dan Silaturahmi Tiga Pilar yang digelar di Kantor Kecamatan Mojoroto, Senin malam (25/5/2026).

Tak sekadar menjadi forum komunikasi antara pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat, kegiatan tersebut juga ditandai penyerahan simbolis 10 ribu bibit sayuran bantuan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kepada 14 kelurahan se-Kecamatan Mojoroto sebagai penguatan program urban farming dan ketahanan pangan berbasis lingkungan.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Bibit cabai, tomat dan terong itu diarahkan untuk pemanfaatan lahan kosong di sekitar kantor kelurahan maupun kecamatan agar menjadi area produktif yang bernilai manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Pj Sekda Kota Kediri Endang Kartika Sari, Kabag Pemerintahan Widyantoro, unsur Dishub, Kesbangpol, Satpol PP, Camat Pesantren Yudi, Kapolsek Mojoroto, Danramil, para lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga jajaran kecamatan dan kelurahan.

Baca juga : OJK Kediri Perkuat Kapasitas TPAKD, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Berkelanjutan

Camat Mojoroto Abdul Rahman menyampaikan apresiasi atas dukungan Wali Kota Kediri terhadap gerakan pangan mandiri di tingkat wilayah. Menurutnya, bantuan bibit tersebut bukan sekadar program penghijauan, tetapi juga bentuk nyata membangun budaya produktif dan kemandirian pangan mulai dari lingkungan pemerintahan paling bawah.

“Alhamdulillah kegiatan Ngopi Latar malam ini berjalan lancar. Kami menyampaikan terima kasih kepada Mbak Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati atas bantuan 10 ribu bibit sayuran untuk 14 kelurahan di Kecamatan Mojoroto,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gerakan urban farming di Kecamatan Mojoroto sebenarnya sudah berjalan dan kini memasuki tahap penanaman kedua. Hasil panen nantinya tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan bersama untuk kebutuhan masyarakat maupun pelayanan publik di kantor kecamatan.

“Panennya nanti dimasak bersama dan dihidangkan untuk masyarakat maupun pegawai. Ini bukti bahwa kebutuhan sederhana seperti cabai, tomat dan terong bisa dipenuhi secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada pasar,” tegas Abdul Rahman.

Sementara itu, Pj Sekda Kota Kediri Endang Kartika Sari mengapresiasi kuatnya sinergitas tiga pilar dalam forum Ngopi Latar yang dinilai efektif menjaga stabilitas wilayah sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial di masyarakat.

Baca juga : Turnamen Domino Pelajar SIWO Kediri Raya Ubah Stigma, Bidik Porprov 2027

“Kolaborasi pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat seperti ini sangat penting agar berbagai persoalan di wilayah dapat segera dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Selain membahas program urban farming, forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi persoalan sosial, keamanan lingkungan hingga pelayanan masyarakat yang berkembang di tingkat kelurahan. Seluruh persoalan dibahas terbuka dalam suasana guyub dan penuh kekeluargaan.***

Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *