OPM Pemkot Kediri Diserbu Warga, Tekan Harga Pangan hingga 13 Maret 2026

OPM Pemkot Kediri Diserbu Warga, Tekan Harga Pangan hingga 13 Maret 2026
OPM Pemkot Kediri Diserbu Warga (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mengintensifkan pelaksanaan Operasi Pasar Murni (OPM) guna meredam lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah.

Program yang mulai digelar sejak Rabu (25/2/2026) itu telah memasuki titik kedua dan dijadwalkan berlangsung hingga 13 Maret 2026 di Ngronggo Art Center.

bayar PBB Kota Kediri

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperdagin Kota Kediri, Rice Oryza Nusivera, menjelaskan OPM dilaksanakan secara bergilir di tiga kecamatan. Informasi jadwal telah disosialisasikan melalui media sosial resmi Pemkot Kediri, Prokopim, dan Disperdagin.

“OPM dimulai 25 Februari 2026. Hari ini pelaksanaan kedua, dan akan berakhir 13 Maret 2026 di Ngronggo Art Center. Kami ingin masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” ujarnya saat ditemui di Kelurahan Ngletih, Kamis (26/2/2026).

Baca juga : Kapolres Kediri Kota Imbau Warga Tidak Gunakan Sound Horeg Saat Ronda Sahur

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas strategis dijual dengan harga subsidi. Beras premium dibanderol Rp68.000 per kemasan 5 kilogram, telur ayam Rp27.000 per kilogram, Minyakita Rp14.500 per liter, serta gula pasir Rp14.500 per kilogram.

Disperdagin juga menggandeng Perum Bulog untuk menyediakan beras SPHP seharga Rp57.000. Sementara itu, PD Pasar Joyoboyo turut berpartisipasi dengan menghadirkan berbagai komoditas hortikultura, mulai dari bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah besar hingga aneka buah.

Minat warga terhadap OPM terpantau tinggi. Ratih, warga Kelurahan Ngletih, mengaku harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar tradisional.

Baca juga : Wali Kota Kediri Salurkan Bantuan Becak Listrik, Dorong Transportasi Ramah Lingkungan dan Penguatan Ekonomi Warga

“Harganya selisih cukup banyak. Apalagi menjelang Ramadan kebutuhan dapur meningkat, jadi sangat membantu,” tuturnya.

Lurah Ngletih, M. Yusup, mengapresiasi langkah Pemkot Kediri yang menghadirkan operasi pasar di wilayahnya. Ia menilai program tersebut tidak hanya menjaga stabilitas harga, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Kediri melalui Disperdagin. Manfaatnya benar-benar dirasakan warga, khususnya menjelang Ramadan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., turut memantau pelaksanaan OPM guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.***

Reporter : Agus Sulistyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://soleco-energy.com/ https://zonawin777top.com/ https://dwpcabdinkabmlg.com/bidang-sosial-budaya-eval/ https://lingkarwilis.com/mail/ https://onlymyenglish.com/about-us/ https://www.ramanhospital.in/about.html https://umbi.edu/visit/ https://dkpbuteng.com/ https://rsiaadina.com/ https://inl.co.id/about-us/ situs toto