KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Panen jagung demplot pupuk organik di Kelurahan Blabak, Kota Kediri, menunjukkan penggunaan pupuk organik Petroganik mampu meningkatkan hasil hingga satu ton per hektare.
Program yang digagas Pupuk Indonesia bersama Himpunan Mitra Produsen Pupuk Organik (HIMPO) ini bertujuan memperbaiki kandungan hara tanah sekaligus menjaga produktivitas lahan.
Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Kediri, Yohan Pramuda, menilai capaian ini sebagai bukti penerapan teknologi ramah lingkungan yang efektif.
“Kami ingin petani semakin yakin untuk beralih ke pupuk organik demi kelestarian tanah bagi generasi berikutnya,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Baca juga : OJK Kediri Gelar HIM 2025 di Goa Selomangleng, Dorong Pelajar Terbiasa Menabung Sejak Dini
Pendamping kelompok tani, Irmanto, menambahkan penggunaan Petroganik mampu menambah bobot jagung dari rata-rata 50 kilogram menjadi lebih dari 60 kilogram per karung.
“Dengan rata-rata 100 karung per hektare, tambahan hasil mencapai sekitar satu ton. Berdasarkan ubinan, lahan yang memakai Petroganik menghasilkan 8,4 ton, sedangkan yang tanpa Petroganik hanya 7,5 ton,” jelasnya.
Kepala Kelurahan Blabak, Muhammad Rizky, memberikan apresiasi terhadap terobosan ini. “Dampaknya tidak hanya dirasakan sekarang, tetapi juga bagi keberlanjutan pertanian ke depan,” katanya.
Baca juga : Dinkes Kabupaten Kediri Operasikan Laboratorium Kesehatan Daerah
Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Tito, menegaskan pihaknya mendukung penuh pemanfaatan pupuk organik. “Kami mengapresiasi inovasi yang mampu meningkatkan hasil sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.
Panen yang berlangsung di Gubug Kelompok Tani Sejahtera ini turut dihadiri Kepala Kelurahan Blabak, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus KTNA Kota Kediri, perwakilan Dinas Pertanian Kota Kediri, mitra benih Pertiwi, penyuluh pertanian, Ketua HIMPO Jawa Timur, serta perwakilan Pupuk Indonesia.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





