Pawai Budaya Trenggalek, Ketua DPRD Ajak Lestarikan Tradisi dan Doakan Warga Flores NTT

Pawai Budaya Trenggalek, Ketua DPRD Ajak Lestarikan Tradisi dan Doakan Warga Flores NTT
Pawai budaya dalam rangka PHBN 2026 di Trenggalek (Aziz)

Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Pawai budaya dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Kabupaten Trenggalek. Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi turut memberangkatkan peserta sekaligus mengajak masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk menghargai keberagaman budaya Indonesia.

Pawai yang berlangsung di Jalan Yos Sudarso Trenggalek itu diikuti sedikitnya 70 tim dari berbagai kategori, mulai lembaga pendidikan hingga peserta umum. Masing-masing tim menampilkan kreasi dan budaya Nusantara yang beragam.

Sejumlah peserta mengenakan busana adat dari berbagai daerah, seperti Sumatera Barat, Papua, Kalimantan, Jawa hingga Sunda. Ada pula peserta yang membawa lesung dan memainkannya dalam pawai sebagai simbol masih terjaganya tradisi masyarakat.

Doding Rahmadi mengatakan, Trenggalek merupakan bagian dari wilayah Mataraman yang memiliki kekayaan kesenian dan tradisi leluhur. Karena itu, pawai budaya dinilai bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan melestarikan warisan budaya.

Baca juga  : Kunci Rolling Door Tertinggal di Dalam Toko, Damkar Kabupaten Kediri Turun Tangan

“Trenggalek ini termasuk wilayah Mataraman yang kental dengan kesenian tradisi leluhur. Maka dari itu, pawai budaya ini selalu ramai. Selain itu juga menjadi wadah edukasi bagi generasi agar tak melupakan tradisi,” kata Doding, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, semangat masyarakat Trenggalek dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Berbagai kegiatan digelar masyarakat di tingkat kampung, baik pada siang maupun malam hari.

Doding mengapresiasi antusiasme tersebut. Menurutnya, keterbatasan anggaran pemerintah daerah tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menjaga tradisi sekaligus merayakan kemerdekaan bersama.

“Karena wong Trenggalek itu guyub rukun kental dengan khas Jawa-nya. Nguri-uri budayanya juga tinggi,” jelasnya.

Ketua KONI Kabupaten Trenggalek itu juga mengajak masyarakat untuk tidak melupakan kondisi saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah. Di tengah kemeriahan peringatan HUT Kemerdekaan, ia mengajak peserta dan warga Trenggalek turut memberikan perhatian kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca juga : Wali Kota Cup Kediri Diikuti 204 Peserta, Hadiah Rp44 Juta Dorong Sport Tourism

Menurut Doding, dukungan tersebut dapat diberikan dalam berbagai bentuk, termasuk doa dan dukungan moral agar masyarakat terdampak segera bangkit dari kondisi sulit.

“Karena bagaimanapun juga, mereka adalah saudara-saudara kita. Sudah sepantasnya untuk memberikan semangat untuk pulih,” pungkasnya.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *