NGANJUK, LINGKARWILIS.COM – Upacara pelepasan siswa kelas XII SMA Negeri 2 Nganjuk berlangsung khidmat dan mengesankan di Aula Graha Adyatama pada Selasa (6/5/2025), dengan pertunjukan Pedangpora dari pasukan paskibra menjadi sorotan utama.
Rangkaian prosesi dimulai dengan masuknya barisan paskibra yang terdiri dari 11 anggota. Mereka membuka jalur kehormatan bagi tiga siswi pembawa bunga dan para guru, diiringi lantunan gending tradisional “Ladrang Kebo Giro” yang menambah nuansa sakral acara.
Saat para guru berjalan melewati formasi Pedangpora, taburan bunga setaman dari ketiga siswi menambah keharuan suasana.
Kepala SMAN 2 Nganjuk, Drs. Samsi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan pelepasan ini mengikuti arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk dilakukan secara sederhana, tanpa beban biaya bagi orang tua siswa. Ia pun mengapresiasi para donatur yang turut mendukung terselenggaranya acara ini.
Baca juga : Bank Indonesia Kediri Tanamkan Nilai Kedaulatan Lewat Edukasi Cinta Rupiah di Kelurahan Ngronggo
“Acara ini terlaksana berkat dukungan para dermawan. Kami pastikan tidak ada pungutan kepada orang tua siswa,” tegasnya.
Sebagai sekolah rujukan, Samsi menyatakan bahwa SMAN 2 Nganjuk berharap lulusannya bisa berkontribusi besar bagi bangsa. Dari 337 siswa kelas XII yang dinyatakan lulus, sebanyak 37 telah diterima melalui jalur SNBP satu di antaranya masuk Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Sementara 20 siswa lolos ke PTKIN dan Politeknik, 221 mendaftar UTBK, serta 49 lainnya mencoba peruntungan di lembaga kedinasan, TNI, dan Polri.
Samsi juga mendorong seluruh lulusan untuk terus belajar dan berusaha meraih impian mereka, baik di perguruan tinggi, instansi kedinasan, maupun dunia kerja.
Baca juga : Pembahasan Raperda Kawasan Tanpa Rokok di Kediri Masuki Tahap Kedua
Setelah sambutan dari kepala sekolah dan perwakilan komite, acara dilanjutkan dengan prosesi pelepasan siswa. Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan tanpa kehadiran wali murid, selaras dengan semangat kesederhanaan yang diusung.***
Editor : Hadiyin





