PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Ribuan warga memadati kawasan Alun-Alun Ponorogo untuk menyaksikan malam puncak Pekan Kemilau Raya 2026, Jumat (6/11/2026). Penampilan Ndarboy Gank, grup musik asal Yogyakarta, menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan yang telah berlangsung selama empat hari, sejak 3 November 2026.
Suasana semakin meriah dengan agenda pengundian Pajak Ekstravaganza. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah wajib pajak beruntung mendapatkan berbagai hadiah yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Beragam hadiah disiapkan dalam pengundian tersebut. Di antaranya 10 sepeda gunung, tujuh mesin cuci, 20 kompor gas, 10 lemari es, 10 televisi digital, tiga sepeda listrik, tiga motor listrik, dua unit Yamaha NMAX, serta satu unit Yamaha XMAX.
Baca juga : Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi, Polres Ponorogo Siagakan Personel dan Armada
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengapresiasi tingginya keterlibatan masyarakat selama kegiatan berlangsung. Ia menilai Pekan Kemilau Raya tahun ini mendapatkan sambutan positif sejak hari pertama hingga malam penutupan.
Perempuan yang akrab disapa Bunda Rita tersebut bahkan memperkirakan jumlah pengunjung pada malam terakhir lebih besar dibandingkan saat pembukaan acara.
“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Mulai pembukaan hingga penutupan, masyarakat terus berdatangan. Bahkan, malam ini diperkirakan lebih ramai dibandingkan saat pembukaan,” tuturnya.
Menurut Lisdyarita, keberhasilan penyelenggaraan acara tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat. Keterlibatan aparatur sipil negara (ASN), kalangan pendidikan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut menyemarakkan kegiatan tersebut.
Baca juga : Lebih dari 20 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Kepung Kediri, BPBD Lakukan Asesmen
Lebih dari sekadar hiburan, Pekan Kemilau Raya juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu.
Bunda Rita menegaskan, pajak yang dibayarkan masyarakat mempunyai kontribusi langsung terhadap keberlangsungan pembangunan daerah. Karena itu, kesadaran dan kepatuhan wajib pajak perlu terus ditingkatkan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin sadar dan taat membayar pajak. Karena pajak yang dibayarkan nantinya juga akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” jelasnya.
Ia memaparkan, dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo yang mencapai Rp528 miliar, penerimaan dari sektor pajak menyumbang lebih dari 20 persen atau sekitar Rp125 miliar.
Kontribusi tersebut menjadi salah satu sumber pendanaan penting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
Pemanfaatannya mencakup sejumlah sektor strategis, seperti peningkatan kualitas infrastruktur jalan, perbaikan sarana pendidikan, serta pemberian bantuan kepada warga kurang mampu melalui program perlindungan sosial.
“Fungsi pajak ini banyak. Tidak hanya untuk perbaikan jalan, tetapi juga perbaikan sekolah, membantu masyarakat yang tidak mampu, serta pembangunan infrastruktur lainnya,” tegas Lisdyarita.
Melalui penyelenggaraan Pekan Kemilau Raya, Pemkab Ponorogo berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pajak bagi pembangunan. Tingkat kepatuhan yang semakin baik diharapkan mampu memperkuat pendapatan daerah sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin





