Pelajar Tenggelam di Sungai Widas Ditemukan Meninggal di Baron, Berjarak 4,1 Kilometer dari Titik Awal

Pelajar Tenggelam di Sungai Widas Ditemukan Meninggal di Baron, Berjarak 4,1 Kilometer dari Titik Awal
Proses evakuasi korban dari sungai (foto : BPBD Nganjuk)

NGANJUK, LINGKARWILIS.COM — Upaya pencarian terhadap Aska Muhammad Hafizan (17), pelajar yang dilaporkan hanyut di Sungai Widas, akhirnya membuahkan hasil. Pada hari kedua operasi, Sabtu (27/12/2025), Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah Aska ditemukan mengapung di aliran Sungai Widas wilayah Desa Mabung, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Lokasi penemuan berada sekitar 4,1 kilometer dari titik awal korban diduga tenggelam, yakni di Desa Karangsemi, Kecamatan Gondang.

Pencarian hari kedua dimulai sejak pagi hari dengan strategi pembagian tim ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Penyisiran dilakukan secara menyeluruh, baik melalui jalur air menggunakan perahu karet maupun pemantauan darat dari titik lokasi kejadian kecelakaan hingga kawasan Tambangan Munung.

Baca juga : Persik Kediri Amankan Tiga Poin Usai Kalahkan Persis Solo di Stadion Brawijaya

Sekitar pukul 15.30 WIB, petugas melihat keberadaan jasad korban di wilayah administratif Desa Mabung. Proses evakuasi berlangsung cepat, dan delapan menit kemudian, tepatnya pukul 15.38 WIB, korban berhasil diangkat dari sungai. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Purwo Hadi Setiyo Wijacsono, menyampaikan bahwa ditemukannya korban menandai berakhirnya seluruh rangkaian operasi pencarian.

“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Gabungan kami nyatakan selesai dan resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh unsur SAR serta masyarakat yang telah terlibat aktif dalam proses pencarian,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, BPBD juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca yang belakangan sulit diprediksi.

Baca juga : Proyek Jalan Stasiun Kota Kediri Hampir Tuntas, Warga Mulai Padati Lokasi untuk Berfoto Jelang Peresmian Akhir Tahun

“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat yang berpotensi menyebabkan kenaikan debit air dan arus sungai secara mendadak,” pungkasnya.***

Reporter : Inna Dewi Fatima

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/