Kediri, LINGKARWILIS.COM – Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, meluapkan kekecewaannya usai timnya takluk 2-1 dari Persis Solo pada laga pekan ke-23 Super League di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026) malam.
Dalam pertandingan tersebut, Persis yang berada di papan bawah klasemen, tepatnya peringkat ke-17, mampu mengimbangi permainan Macan Putih. Bahkan meski harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-83 akibat kartu merah, Laskar Sambernyawa justru mampu mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-86.
Persik sebenarnya memiliki peluang emas melalui titik penalti. Namun eksekusi yang dilakukan Ezra Walian masih mampu ditepis kiper Persis, sehingga gagal menyamakan kedudukan.
“Saya tidak senang dengan performa tim hari ini. Saya pikir kami tidak memiliki kekuatan dan tenaga yang dibutuhkan untuk pertandingan ini,” ujar Marcos.
Baca juga : Sumringah ! Puluhan ASN Kota Kediri Naik Pangkat, Ini Pesan Wali Kota Kediri
Menurut pelatih asal Spanyol itu, Persis tampil dengan determinasi lebih tinggi dan menunjukkan keinginan menang yang lebih besar. Ia menilai laga tersebut sebagai penampilan terburuk Persik sejak dirinya menangani tim.
“Saya pikir ini adalah permainan terburuk yang kami mainkan sejak saya datang,” tegasnya.
Marcos menambahkan, secara filosofi timnya tetap berusaha bermain konsisten di setiap pertandingan, dengan menguasai bola dan tampil ofensif baik di kandang maupun tandang. Namun pada laga kali ini, pendekatan tersebut tidak berjalan efektif.
“Hari ini bukan pertandingan yang bagus. Ada beberapa hal yang harus kami bicarakan secara internal agar bisa menjadi lebih baik di pertandingan berikutnya,” pungkasnya.
Baca juga : Satgas TMMD ke-127 Ibadah Bersama Jemaat GPdI, Perkuat Kebersamaan dan Toleransi di Kediri
Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Persik untuk segera bangkit dan memperbaiki performa pada laga selanjutnya.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





