Kediri, LINGKARWILIS.COM – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0809/Kediri melaksanakan ibadah bersama jemaat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan prajurit TNI dengan masyarakat dalam kehidupan sosial dan keagamaan di lokasi pelaksanaan TMMD. Ibadah berlangsung khidmat dan dipimpin Pendeta Yernia Dwi Puryanto, diikuti jemaat setempat serta sejumlah anggota Satgas.
Pendeta Yernia mengapresiasi kehadiran personel TNI yang turut berbaur dan beribadah bersama warga. Menurutnya, keberadaan Satgas TMMD di tengah jemaat bukan hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan sikap saling menghormati antarumat beragama.
Baca juga : Bus Satria Mengaspal, Kafe Jadi Ruang Baca, Literasi Kota Kediri Naik Kelas
“Ini menjadi contoh bahwa perbedaan latar belakang tidak menghalangi kita untuk hidup rukun dan saling menghargai,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kompi Satgas TMMD ke-127, Lettu Inf Sunarno, menegaskan bahwa partisipasi prajurit dalam kegiatan ibadah bersama merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dengan masyarakat.
Ia menyebut, program TMMD tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan nilai persaudaraan, gotong royong, dan semangat keberagaman.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang, sekaligus menjaga kerukunan dan persatuan,” katanya.
Baca juga : Operasi Pasar Murni Ramadan 1447 H, Pemkot Kediri Gelar 13 Titik OPM untuk Tekan Harga Bahan Pokok
Program TMMD sendiri merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri dan TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0809/Kediri dalam percepatan pembangunan wilayah pedesaan.
Pada 2026, TMMD ke-127 dipusatkan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, dengan sejumlah program pembangunan fisik maupun nonfisik yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





