Kirab Eyang Dewi Kilisuci Sedot Ribuan Warga, Budaya dan UMKM Hidup Bersama di Kediri

Kirab Eyang Dewi Kilisuci Sedot Ribuan Warga, Budaya dan UMKM Hidup Bersama di Kediri
Kirab Eyang Dewi Kilisuci Sedot Ribuan Warga, Budaya dan UMKM Hidup Bersama di Kediri (BIdu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kirab Paripurna Eyang Dewi Kilisuci menjadi pusat perhatian masyarakat Kota Kediri, Sabtu (23/5/2026). Ribuan warga memadati sepanjang jalur kirab mulai dari Rumah Budaya hingga kawasan Goa Selomangleng untuk menyaksikan prosesi budaya yang sarat nilai sejarah dan spiritual.

Sepanjang perjalanan kirab, suasana berlangsung meriah dengan iringan sorak penonton dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Berbagai atraksi seni tradisional seperti jaranan, tarian budaya, hingga parade busana adat tampil menghibur masyarakat di sepanjang rute kegiatan.

bayar PBB Kota Kediri

Ketua Yayasan Rumah Budaya, Rindu Rikat, mengatakan kirab tersebut merupakan bentuk pelestarian budaya leluhur sekaligus upaya mengenalkan sejarah Kediri kepada generasi muda.

“Generasi sekarang jangan sampai kehilangan akar budayanya sendiri. Kirab ini menjadi pengingat bahwa Kediri memiliki sejarah, tradisi, dan nilai luhur yang harus dijaga bersama,” ujarnya.

Baca juga : Pembangunan Pasar Ngadiluwih Kembali Molor, DPRD Kabupaten Kediri Soroti Kinerja Kontraktor

Menurutnya, meski kegiatan digelar secara mandiri bersama panitia, seniman, dan budayawan, antusiasme masyarakat menjadi dorongan besar untuk menjaga keberlangsungan budaya tradisional di Kota Kediri.

Sementara itu, Ketua Panitia Sutrisno berharap kegiatan kirab budaya tersebut dapat memperoleh dukungan lebih luas sehingga mampu berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang membanggakan masyarakat Kediri.

Selain menghadirkan nuansa budaya, kirab tersebut juga memberikan dampak positif bagi pelaku ekonomi kerakyatan. Sejumlah pedagang kaki lima dan pelaku UMKM terlihat ramai melayani pengunjung di sepanjang jalur kirab hingga kawasan Goa Selomangleng.

Di sisi lain, pengamanan kegiatan dilakukan secara terpadu oleh jajaran Polres Kediri Kota bersama Satlantas dan Polsek setempat.

Baca juga : Bertemu PSF, Mas Dhito Bahas Masa Depan Lulusan Perdana SMA Boarding School Gratis di Kediri

Kanit Lantas Polsek Mojoroto, Hendri Setiawan, mengatakan sekitar 50 personel diterjunkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan aman dan lancar.

Kirab budaya Eyang Dewi Kilisuci kemudian ditutup dengan doa bersama di kawasan Goa Selomangleng sebagai simbol harapan agar budaya leluhur Kediri tetap lestari di tengah perkembangan zaman.***

Reporter : Agus Sulistyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *