Kediri, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan target pencapaian swasembada pangan pada tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan yang digelar di Desa Sambiresik, Kecamatan Gampengrejo, Rabu (7/1).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri itu mengusung tema “Pertanian Maju, Pangan Berdaulat, Indonesia Kuat”, sebagai wujud dukungan terhadap kebijakan nasional di sektor ketahanan pangan.
Panen raya ini juga menjadi bentuk respons dan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan swasembada pangan nasional. Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Pelaksana Tugas Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Sukadi, Pemimpin Bulog Cabang Kediri Raya Harisun, perwakilan Polres Kediri, Kodim 0809 Kediri, DKPP, serta tamu undangan lainnya.
Baca juga : Awali 2026 dengan Penguatan Tata Kelola, Wali Kota Kediri Lantik 39 Pejabat di Ruang Joyoboyo
Plt Kepala Dispertabun Kabupaten Kediri Sukadi menyampaikan bahwa dukungan terhadap program swasembada pangan nasional merupakan agenda strategis yang harus dijalankan secara konsisten. Berdasarkan informasi dari Kementerian Pertanian, pada tahun 2025 hingga 2026 Indonesia ditargetkan tidak lagi melakukan impor beras.
“Untuk mendukung kebijakan tersebut, Kabupaten Kediri terus berupaya meningkatkan kapasitas sektor pertanian, termasuk perluasan lahan tanam. Pada 2024, luas lahan pertanian mencapai 49.100 hektare,” jelas Sukadi.
Ia menambahkan, melalui berbagai inovasi dan penerapan modernisasi pertanian, luas lahan tanam pada 2025 mengalami penambahan sekitar 2.300 hektare. Langkah tersebut turut berdampak pada peningkatan produktivitas padi yang mampu mencapai kisaran 16.000 hingga 17.000 ton per hektare.
Baca juga : Jalan Penghubung Desa Srikaton–Sambi Ringinrejo Rusak Parah, Warga Minta Perhatian Pemkab Kediri
“Pengembangan pertanian ini juga didukung dengan upaya perluasan lahan baru serta pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi untuk menunjang keberlanjutan produksi,” ungkapnya.
Sukadi menegaskan, penguatan sektor pertanian tidak hanya ditujukan untuk mencapai swasembada pangan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Kediri. Oleh karena itu, seluruh program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo perlu mendapat dukungan penuh dari daerah.
“Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis swasembada pangan nasional, khususnya di Kabupaten Kediri, dapat terwujud sesuai target,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





