KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan revitalisasi sejumlah pasar tradisional hingga tahun 2028 mendatang. Dalam rencana tersebut, Pasar Kandangan dan Pasar Wates menjadi dua lokasi prioritas yang akan diperbarui demi meningkatkan kenyamanan dan fungsi pasar.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kediri, Erfin Fatoni, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang untuk membangun pasar satu lantai dengan desain yang memadukan unsur budaya lokal.
Desain tersebut akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah seperti yang telah diterapkan pada pasar-pasar sebelumnya seperti Wates, Kras, Ngadiluwih, dan Gringging.
Baca juga : Dorong Sinergi dan Buka Lapangan Kerja, HIPMI Kabupaten Kediri Ikuti Sosialisasi Perizinan Berbasis Risiko
“Kondisi fisik kedua pasar ini memang sudah tua dan memerlukan perhatian serius. Pembangunan nanti tetap akan mempertahankan ciri khas tradisional, meski menggunakan pendekatan modern,” ungkap Erfin.
Erfin menambahkan, meski pelaksanaan revitalisasi belum dimulai dalam waktu dekat, perencanaan detail sudah harus dimatangkan sejak dini. Tujuannya agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan dan mempermudah koordinasi lintas pihak.
“Perencanaan yang matang akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran pengerjaan dan hasil akhir yang diharapkan bisa memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Haadiyin





