Batu, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Batu menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas kendaraan dan kunjungan wisatawan menjelang libur Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Upaya tersebut dibahas dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Tahap I Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, di Ruang Rapat Utama Balai Kota Among Tani.
Forum tersebut diikuti unsur Polri, TNI, perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan di sektor transportasi. Pembahasan difokuskan pada kesiapan rekayasa lalu lintas dan pengamanan arus kendaraan selama periode mudik dan libur panjang Lebaran, yang diprediksi menjadi masa peningkatan kunjungan wisata di Kota Batu.
Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor agar pengelolaan lalu lintas selama masa libur Lebaran dapat berjalan efektif serta mampu merespons kondisi di lapangan.
Menurutnya, Kota Batu sebagai salah satu destinasi wisata utama di kawasan Malang Raya memiliki karakteristik mobilitas yang berbeda dibandingkan daerah lain, sehingga penanganan lalu lintas perlu dilakukan secara lebih adaptif.
Baca juga : Anggota DPR RI Nurhadi Tampung Aspirasi Warga Kediri Soal Keluhan BPJS Nonaktif
“Kerja sama antarwilayah di Malang Raya sangat penting. Kota Batu tidak memiliki ruas jalan nasional dan hanya memiliki jaringan jalan provinsi, sehingga membutuhkan dukungan pembukaan akses jalan baru yang dapat menghubungkan tiga wilayah,” ujar Nurochman, Rabu (11/3).
Dalam forum tersebut juga dipaparkan proyeksi pergerakan kendaraan selama periode Lebaran. Mobilitas kendaraan diperkirakan mencapai sekitar 1,72 juta pergerakan, dengan potensi puncak arus mencapai sekitar 242 ribu kendaraan per hari. Sementara selama masa arus mudik diperkirakan terdapat sekitar 1,49 juta kendaraan yang melintas.
Selain membahas rekayasa lalu lintas, Wali Kota Batu juga menekankan pentingnya memastikan seluruh fasilitas keselamatan jalan di jalur utama berfungsi optimal. Ia juga meminta seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang dapat dipicu oleh cuaca ekstrem di wilayah Kota Batu.
Baca juga : Anggota DPR RI Nurhadi Tampung Aspirasi Warga Kediri Soal Keluhan BPJS Nonaktif
Dalam kesempatan yang sama, Kasatlantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim memaparkan rencana pengamanan melalui Operasi Ketupat Semeru 2026. Ia juga menjelaskan pemetaan sejumlah titik yang berpotensi mengalami kemacetan, di antaranya di Pertigaan Pendem dan Simpang Junrejo.
Selain itu, pihak kepolisian juga berencana menutup jalur Klemuk selama masa arus mudik guna menghindari potensi kecelakaan serta risiko bencana di kawasan tersebut.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





