Batu, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Batu resmi membuka seleksi terbuka (selter) untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaring aparatur sipil negara (ASN) terbaik untuk menduduki posisi strategis di lingkungan pemerintahan daerah.
Pengumuman seleksi dengan Nomor: 800/600/PANSEL/35.79.502/2026 tersebut telah memperoleh persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara melalui surat tertanggal 19 Maret 2026.
Penjabat (Pj) Sekda Kota Batu, Eko Suhartono, menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka secara daring mulai 7 April hingga 21 April 2026 pukul 23.59 WIB.
“Seleksi ini terbuka bagi ASN terbaik, baik dari Pemkot Batu maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditentukan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Baca juga : Sidang Sengketa TPA Kota Kediri Buka Ruang Dialog, Penggugat Siap Tempuh Jalur Musyawarah
Ia menegaskan, proses seleksi akan dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan sistem merit. Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya memiliki pangkat minimal Pembina Tingkat I (IV/b), pengalaman jabatan minimal lima tahun, serta rekam jejak integritas yang baik.
Selain itu, pelamar juga diwajibkan melampirkan bukti pelaporan SPT Pajak dan LHKPN tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan kepatuhan administrasi.
“Persyaratan tersebut penting untuk memastikan calon Sekda memiliki integritas dan disiplin administrasi yang memadai,” tegasnya.
Dalam tahapan seleksi, peserta juga diminta menyusun makalah berisi gagasan orisinal sepanjang 8 hingga 10 halaman sebagai bagian dari uji kompetensi awal.
Baca juga : Mbah Martiyah, Jemaah Haji Tertua se-Indonesia Asal Kediri Berusia 104 Tahun
Adapun rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung hingga Juni 2026. Tahapan dimulai dari seleksi administrasi pada akhir April, dilanjutkan assessment center pada 11–12 Mei, uji gagasan dan wawancara pada 18–19 Mei, serta tes kesehatan dan narkoba pada 20–21 Mei. Pengumuman hasil akhir direncanakan pada 5 Juni 2026.
Eko juga mengimbau para pelamar untuk memperbarui data melalui aplikasi MyASN sebelum melakukan pendaftaran di laman resmi BKN.
Ia memastikan seluruh proses seleksi berlangsung transparan dan tidak dipungut biaya.
“Seluruh tahapan gratis. Jangan percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan. Keputusan panitia seleksi bersifat final,” pungkasnya.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





