Lamongan, LINGKARWILIS.COM β Penyebab kebakaran yang menghanguskan Pasar Agrobis Babat, Kabupaten Lamongan, hingga kini masih belum terungkap. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk memastikan sumber dan penyebab pasti kebakaran yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) malam tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu menghanguskan sedikitnya 10 stan dan ditaksir menimbulkan kerugian material mencapai Rp1 miliar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, api pertama kali diketahui muncul dari deretan ruko milik Chaerul Fitrianto (33), warga Kabupaten Tuban.
Stan yang terbakar berada di Blok B Nomor 01, B02, B03 serta Blok C Nomor 02, C03, dan C04 yang masing-masing berukuran 3 x 4 meter dan digunakan untuk berjualan berbagai jenis plastik serta styrofoam. Di tengah proses penyelidikan, sempat beredar berbagai spekulasi di masyarakat yang menduga kebakaran terjadi akibat unsur kesengajaan atau sabotase.
Baca juga :Β Dorong Ekspor Kerapu, Pemkab Lamongan Modernisasi Tambak dengan Teknologi IoT dan Aerator Venjet
Namun hingga kini, dugaan tersebut belum dapat dibuktikan karena penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Sebagai bagian dari proses penanganan perkara, Polsek Babat membuka garis polisi (police line) di lokasi kebakaran Pasar Agrobis yang berada di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Jumat (24/7/2026).
Pembukaan garis polisi dipimpin Kanit Reskrim Polsek Babat, Iptu Bambang Sutadi, bersama personel Polsek Babat dan disaksikan pengelola Pasar Agrobis Babat. Setelah police line dibuka, proses dilanjutkan dengan pembersihan puing-puing bangunan menggunakan alat berat excavator yang dikerahkan oleh instansi terkait guna mempercepat penataan kawasan pascakebakaran.
Pembukaan garis polisi dilakukan setelah seluruh rangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk pemeriksaan oleh Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur, dinyatakan selesai. Dengan demikian, area yang sebelumnya disterilkan kini dapat dibersihkan tanpa mengganggu proses penyelidikan. Kapolsek Babat Kompol Chakim Amrullah melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, menjelaskan bahwa meski garis polisi telah dibuka, penyelidikan masih terus berlangsung.
Baca juga :Β Satlantas Polres Kediri Raih Penghargaan Polda Jatim sebagai Penginput Data E-Turjawali Teraktif
“Hari ini police line di lokasi kebakaran Pasar Agrobis Babat telah dibuka karena seluruh rangkaian olah TKP, termasuk pemeriksaan oleh Tim Labfor Polda Jatim, telah selesai dilaksanakan,” ujar Ipda M. Hamzaid, Sabtu (25/7/2026). Ia menambahkan, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Proses penanganan perkara masih dalam tahap penyelidikan karena hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik masih belum keluar. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah hasil pemeriksaan tersebut diterima penyidik,” jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil pemeriksaan forensik resmi diterbitkan. ***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





