Teguran tersebut muncul akibat keluhan dari beberapa tim yang berlaga di stadion itu, terutama Dewa United FC yang mengeluhkan kondisi lapangan yang bergelombang.
Merespons hal ini, manajemen Arema FC segera bergerak untuk memperbaiki lapangan.
Wali Kota Blitar, Santoso, menyatakan dukungannya terhadap perbaikan ini. Ia menyebut bahwa tanggung jawab atas lapangan tersebut memang sudah diambil alih oleh manajemen Arema FC sejak stadion itu digunakan sebagai markas sementara mereka.
“Kami tidak mempermasalahkan perbaikan ini, justru kami apresiasi upaya yang dilakukan,” ujar Santoso, Senin (26/8).
Ketua PSSI Kota Blitar, Yudi Meira, menambahkan bahwa perbaikan rumput lapangan biasanya memakan waktu cukup lama, setidaknya 1,5 bulan. Selama proses ini berlangsung, Arema FC dipastikan akan mencari stadion alternatif untuk pertandingan mereka.
Sesuai jadwal, Arema FC dijadwalkan bertanding melawan PSM Makassar pada 15 September, sehingga pencarian stadion pengganti menjadi prioritas.
Manajemen Arema FC mulai memperbaiki lapangan setelah menindaklanjuti surat dari LIB bernomor 1037/LI-KOM/VIII/2024 tertanggal 20 Agustus 2024.
Upaya perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lapangan sehingga memenuhi standar yang ditetapkan oleh liga.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





