Blitar, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Dusun Kedawung, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat peristiwa tersebut, sekitar 5.000 ekor ayam mati terpanggang dan kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, seluruh isi kandang ludes dilalap api yang diduga berasal dari korsleting listrik.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Blitar menyampaikan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Musriah, ibu dari pemilik kandang, Gianar Wirawan. Saat itu, ia melihat kobaran api telah membesar di dalam kandang ayam milik anaknya.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman secara manual. Namun, api dengan cepat merambat dan semakin sulit dikendalikan.
Baca juga : DKPP Pastikan Kabupaten Kediri Nol Kasus PMK per April 2026
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa yang diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, dua unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.
“Api berhasil dipadamkan setelah petugas melakukan penanganan di lokasi. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di area kandang,” ujarnya.
Pihak pemilik kandang menerima kejadian ini sebagai musibah dan memastikan tidak akan menempuh jalur hukum terhadap pihak manapun.
Baca juga : Puluhan Kader Posyandu Kota Kediri Ikuti Pelatihan Fortifikasi 2026, Jadi Strategi Tekan Stunting
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian besar bagi peternak akibat matinya ribuan ayam yang berada di dalam kandang saat kebakaran terjadi.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





