KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Memasuki bulan suci Ramadan, Persik Kediri tidak ingin gegabah dalam menyusun program latihan. Intensitas dan jadwal latihan dipastikan mengalami penyesuaian guna menjaga kondisi fisik pemain yang menjalankan ibadah puasa.
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyampaikan bahwa perubahan utama terletak pada waktu pelaksanaan latihan.
“Hal yang akan berubah adalah kita akan berlatih pada waktu yang berbeda. Tentu tidak seperti pada waktu sore yang kita lakukan,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).
Ia menjelaskan, ada kemungkinan dalam satu hari setiap pekan latihan akan digelar pada malam hari. Meski demikian, jadwal tetap akan disesuaikan dengan waktu pertandingan agar kondisi fisik pemain tetap optimal.
“Tapi pada waktu yang sama kita akan berlatih pada waktu kita akan bermain,” ucapnya.
Baca juga : KKN Tematik UNP Kediri di Kelurahan Setonogedong, Pentas Seni Jadi Penutup
Opsi latihan malam dinilai menjadi solusi realistis. Selain memberi kesempatan pemain memulihkan energi setelah berbuka puasa, pola ini juga membantu tubuh beradaptasi dengan jam bertanding.
“Jadi tubuh kita akan terbiasa untuk berlatih dan bermain pada waktu itu. Dan itu saja yang akan berubah,” ungkapnya.
Penyesuaian ini diharapkan mampu menjaga performa tim tetap kompetitif tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan kebugaran pemain selama Ramadan.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





