Sehari, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dapat mengangkut sampah dari SLG sebanyak 5 rit atau lima kali pengangkutan. Peningkatan jumlah sampah ini disebabkan oleh lonjakan jumlah wisatawan selama Lebaran, yang berbeda dari kondisi hari-hari biasa.
Hal ini dikonfirmasi oleh Putut Agung Subekti, Kepala DLH Kabupaten Kediri, melalui Arman Fuadi, Kepala Bidang (Kabid) pengelolaan sampah dan limbah B3 DLH Kabupaten Kediri.
Selama Lebaran, jumlah total sampah yang terangkut ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) di Kabupaten Kediri mencapai 180 ton per hari, sedangkan pada hari-hari biasa jumlahnya hanya 110 ton per hari, dengan peningkatan sebanyak 70 ton per hari.
“Secara keseluruhan, peningkatan jumlah sampah tidak hanya terjadi di SLG, tetapi juga sampah yang terangkut oleh petugas di depo-depo sampah di berbagai kecamatan. Sampah rumah tangga menjadi yang terbanyak selama Lebaran,” ujarnya.
Arman Fuadi menambahkan bahwa sampah-sampah yang berserakan di jalan dan dibuang sembarangan oleh pengguna jalan menunjukkan kurangnya pemahaman, kesadaran, dan ketertiban warga terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami sangat berharap agar warga dan pengguna jalan tidak membuang sampah sembarangan. Saat berbelanja, sebaiknya gunakan tas yang dapat digunakan berulang daripada plastik sekali pakai,” tambahnya.***
Editor : Hadiyin





