Kediri, LINGKARWILIS.COM – Deretan bunga Tabebuya kembali bermekaran dan menghiasi jalan-jalan utama Kota Kediri pada September ini. Warna putih, kuning, hingga ungu yang bermunculan di sepanjang ruas jalan di kota, menghadirkan suasana sejuk dan menawan.
Namun, keindahan tersebut turut menambah pekerjaan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri. Sejak pagi, mereka sigap menyapu dan mengangkut bunga yang berguguran di Jalan Dr. Soetomo, Jalan Diponegoro, hingga Jalan S. Parman agar jalanan tetap bersih dan aman dilalui.
Agus Gurah, petugas DLHKP, mengatakan Tabebuya biasanya berbunga setahun sekali, tepatnya di bulan September.
“Masyarakat sering menyebutnya bunga kertas September. Memang indah, tapi bunga yang rontok harus segera dibersihkan supaya tidak mengganggu pejalan kaki maupun pengendara,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).
Baca juga : Bupati Kediri Mas Dhito Tetap Bekerja Pasca Kantor Hangus Terbakar, Kini Ngantor Pindah-Pindah
Fenomena Tabebuya selalu dinantikan warga karena mempercantik wajah kota sekaligus menjadi lokasi favorit berswafoto. Meski begitu, kenyamanan itu tetap terjaga berkat kerja keras para petugas kebersihan yang setia menjaga keindahan Kota Kediri.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





