Blitar, LINGKARWILIS.COM – Suasana berbeda tampak dalam peringatan Hari Jadi ke-701 Kabupaten Blitar yang digelar Selasa (5/8/2025) di Pendapa Ronggo Hadinegoro. Salah satu tokoh penting, mantan Bupati Blitar Rini Syarifah, tak terlihat hadir dalam rangkaian prosesi puncak acara bertajuk Pisowanan Ageng.
Padahal, kehadiran para mantan kepala daerah biasanya menjadi tradisi dalam perayaan tahunan ini. Hanya Hery Noegroho, mantan bupati sekaligus mantan tandem Rijanto, yang tampak duduk di antara jajaran undangan kehormatan.
Bupati Blitar saat ini, Rijanto, saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak terkait absennya Rini Syarifah. Ia hanya memastikan bahwa seluruh mantan bupati telah diundang secara resmi.
Baca juga : Lima Korban Tewas, DPRD Kabupaten Kediri Desak Penindakan Keras terhadap Peredaran Miras
“Semua mantan kepala daerah sudah kami undang. Soal hadir atau tidak, kami serahkan sepenuhnya kepada yang bersangkutan,” ujar Rijanto singkat.
Sebagaimana diketahui, Rini Syarifah adalah rival politik Rijanto dalam Pilkada terakhir. Ia maju bersama Abdul Ghoni, namun harus mengakui keunggulan pasangan Rijanto–Beky Herdihansah dalam perolehan suara.
Terlepas dari ketidakhadiran Rini, seluruh prosesi Hari Jadi Blitar berjalan lancar dan khidmat. Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin malam (4/8/2025) melalui tradisi bedhol pusaka dan malam tirakatan, kemudian dilanjutkan dengan pisowanan ageng pada hari puncak.
Dalam prosesi tersebut, panji-panji kebesaran Kabupaten Blitar dikirab secara simbolis, diikuti oleh ratusan ASN serta jajaran Forkopimda.
Baca juga : Dua Pemandu Lagu Tewas Usai Tenggak Miras, Polres Kediri Kota Ingatkan Bahaya Konsumsi Oplosan
Tradisi ini menjadi bagian penting dalam merawat sejarah dan identitas Kabupaten Blitar sebagai daerah berakar budaya kuat.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor :Hadiyin


