KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2025, Polres Kediri Kota bersama serikat pekerja dan PMI Kota Kediri mengadakan aksi kemanusiaan berupa donor darah pada Jumat (2/5). Kegiatan ini menjadi simbol solidaritas dan kepedulian sosial di tengah semangat peringatan May Day.
Aksi donor darah yang digelar di lingkungan Polres ini diikuti oleh anggota kepolisian, perwakilan Polsek se-Kota Kediri, serta sejumlah elemen buruh dari berbagai sektor. Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Hari Buruh harus dirayakan dengan cara yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Peringatan ini bukan hanya untuk mengenang perjuangan kaum pekerja, tapi juga sebagai momentum untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam kehidupan sosial,” ungkapnya.
Baca juga : Polres Kediri Kota Salurkan Bantuan Material untuk Masjid Baitul Makmur di Tarokan
Dari kegiatan tersebut, terkumpul 93 kantong darah. Dari total 124 peserta yang mendaftar, 31 di antaranya tidak lolos seleksi medis karena tekanan darah tidak memenuhi syarat atau belum waktunya mendonorkan darah kembali.
Kapolres menegaskan bahwa donor darah ini merupakan bentuk pengabdian kepada sesama yang membutuhkan, sekaligus wujud nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan pekerja dalam memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kegiatan ini juga mendukung ketersediaan darah di PMI, agar saat ada pasien yang membutuhkan transfusi, stok sudah tersedia,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Donor Darah PMI Kota Kediri, Fatra Zeaprang Kusuma, A.Md.Kep., mengapresiasi dukungan penuh dari Polres dan serikat pekerja. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat membantu menjaga stabilitas stok darah di Kota Kediri.
Baca juga : Empat Paskibra Terbaik Kabupaten Kediri Ikuti Seleksi Tingkat Provinsi di Surabaya
“Kami berterima kasih atas inisiatif dan dukungan dari semua pihak. Ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah,” ujar Fatra.
Kegiatan sosial ini menjadi refleksi bahwa memperingati Hari Buruh tak harus melalui demonstrasi, melainkan juga melalui aksi nyata yang membawa dampak langsung bagi kemanusiaan.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





