Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Kepergian Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dalam aksi unjuk rasa di Jakarta, menyisakan duka mendalam, termasuk bagi jajaran Polres Nganjuk.
Sebagai bentuk kepedulian, Polres Nganjuk bersama komunitas ojol roda empat (R4) dan roda dua (R2) mengadakan doa bersama, meliputi salat Isya berjamaah, salat gaib, serta tahlil di Masjid Al Ikhlash Mapolres Nganjuk, Jumat malam (29/8/2025).
Sekitar 70 orang menghadiri kegiatan tersebut, terdiri dari anggota Polres Nganjuk dan perwakilan komunitas ojol. Agenda ini tidak hanya bertujuan mendoakan almarhum Affan, tetapi juga mempererat solidaritas antara kepolisian dengan para pengemudi ojol di Kabupaten Nganjuk.
Baca juga : Gebyar Kemerdekaan RI ke-80, Desa Semen Kediri Hidupkan UMKM dan Seni Budaya Menuju Indonesia Emas 2045
Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., dalam sambutannya menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan.
“Kami ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Terima kasih kepada rekan-rekan driver ojol yang berkenan hadir. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ungkapnya.
Doa dan tahlil dipimpin KH. Musyafak Fauzi, pengasuh Ponpes Mojosari, berlangsung khusyuk dan penuh keakraban. Suasana hangat terlihat saat personel Polres berbaur dengan para driver ojol.
Baca juga : Persik Kediri Amankan Kemenangan Perdana, Tumbangkan PSBS Biak 2-1
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan. Seluruh rangkaian berjalan lancar dalam suasana aman dan kondusif.***
Editor: Muji/Hadi





