Kediri, LINGKARWILIS.COM – Dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Kediri mengerahkan total 445 personel gabungan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 282 personel berasal dari kepolisian, sementara sisanya merupakan unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta relawan.
Untuk mendukung pengamanan, Polres Kediri menyiapkan enam pos, yang terdiri atas dua pos pelayanan terpadu dan empat pos pengamanan Nataru. Pos-pos tersebut tersebar di sejumlah titik strategis, antara lain Mengkreng, Grogol, Pare–Kandangan–Pare, Wates, serta kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).
Kabag Ops Polres Kediri, Kompol Ridwan Sahara, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan pengamanan di jalur-jalur yang berpotensi terjadi kemacetan maupun rawan kecelakaan. Selain itu, pengamanan di rumah ibadah juga diperkuat demi menjamin kenyamanan umat Kristiani saat melaksanakan ibadah Natal.
Baca juga : Wabup Kediri Mariya Ulfa Pantau Penyaluran BLT DBHCHT 2025 di Semen, Ribuan Pekerja Tembakau Terima Bantuan
“Untuk pengamanan gereja, setiap lokasi dijaga oleh dua personel Polri dan dua personel TNI, dibantu unsur pengamanan swakarsa serta Banser. Kami juga menempatkan petugas di jalur-jalur tertentu guna mengantisipasi arus pemudik yang pulang kampung di wilayah Kabupaten Kediri,” ujarnya.
Ridwan menambahkan, pengamanan objek vital juga menjadi perhatian khusus selama periode Nataru. Seluruh personel diinstruksikan memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi.
“Pengamanan Nataru merupakan bentuk pelayanan publik. Harapannya, masyarakat dapat merasakan kehadiran negara melalui aparat yang siaga di lapangan,” tambahnya.
Lebih lanjut, menjelang pelaksanaan ibadah Natal pada 25 Desember 2025, tim penjinak bahan peledak (Jihandak) dari Brimob serta unit K-9 dijadwalkan melakukan sterilisasi di sejumlah gereja, baik di area dalam maupun luar bangunan.
Baca juga : Persik Kediri Matangkan Persiapan Jelang Menjamu Persis Solo
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan ibadah Natal berlangsung aman, tertib, dan jemaat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





