Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Sebanyak 900 santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, memilih tetap bermukim di pondok selama libur Ramadan. Santri kelas 5 dan 6 yang tidak pulang ke kampung halaman ini mengisi waktu dengan berbagai aktivitas, mulai dari olahraga hingga kegiatan kepramukaan.
Santri asal Sorong, Papua Barat, Muhammad Fathilla, mengungkapkan bahwa ngabuburit di pondok biasanya diisi dengan bermain sepak takraw, voli, hingga pionering Pramuka. Menurutnya, selain menjaga kebugaran, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar santri.
“Ramadan di Gontor memang berbeda. Kami tetap bermukim di pondok agar kehidupan pesantren tetap berjalan. Selain olahraga, ada banyak kegiatan lainnya yang bisa dilakukan,” ujar Fathilla, kemarin.
Baca juga :Β Β Pohon di Adan-Adan, Gurah, Kediri Tumbang Timpa Pengendara, Satu Orang Tewas dan Satu Luka Parah
Humas PMDG, Ustadz Riza Ashari, menjelaskan bahwa santri kelas 5 dan 6 memang diwajibkan untuk tetap tinggal di pondok hingga tahun ajaran berakhir. Selain beribadah, mereka juga disibukkan dengan berbagai persiapan, termasuk penerimaan santri baru dan persiapan kunjungan tamu.
“Agar tidak merasa jenuh dan rindu rumah, mereka diberikan banyak kegiatan, baik ibadah maupun pengembangan diri. Dengan begitu, waktu mereka tetap produktif dan bermanfaat,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo





