Regulasi Baru Soal Penyedia Modal, Koperasi Merah Putih Tulungagung Masih Terhambat

Regulasi Baru Soal Penyedia Modal, Koperasi Merah Putih Tulungagung Masih Terhambat
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Tulungagung, Slamet Sunarto saat memberikan pernyataan terkait Koperasi Merah Putih (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Proses persiapan Koperasi Merah Putih di Tulungagung kembali tersendat setelah pemerintah menerbitkan aturan baru terkait mekanisme pembiayaan koperasi tersebut. Jika sebelumnya modal direncanakan bersumber dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), kini skemanya disebut akan dialihkan ke PT Agrinas.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop-UM) Tulungagung, Slamet Sunarto, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah mencermati regulasi baru yang dimuat dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17. Aturan tersebut akan merevisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 yang sebelumnya menjadi dasar operasional Koperasi Merah Putih.

Menurut Slamet, perubahan yang muncul dalam Inpres tersebut cukup signifikan, terutama terkait mekanisme penyaluran modal. Jika dalam PMK 49 penyalur pembiayaan dipegang oleh Himbara yakni BRI, BNI, dan Mandiri maka dengan aturan baru ini tugas tersebut dialihkan kepada lembaga yang berada di bawah naungan Danantara, yaitu PT Agrinas.

Baca juga : Disdagin Kabupaten Kediri Tegaskan Tak Ada TPPS dan Larangan Jual-Beli Lapak di Pasar Buah

“Kami sedang menelaah perubahan regulasi yang cukup banyak, termasuk pergeseran penyalur modal. Karena itu, kami belum dapat melangkah lebih jauh sebelum ada kejelasan teknis,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Slamet menambahkan, meski ada pergeseran lembaga penyedia modal, nilai plafon anggaran yang dialokasikan untuk fisik dan operasional koperasi diperkirakan tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya. Berdasarkan PMK 49, total dana yang disiapkan mencapai Rp 3 miliar, dengan rincian Rp 2,5 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp 500 juta sebagai modal kerja.

Namun hingga kini, Dinkop-UM Tulungagung belum dapat menjalankan persiapan lanjutan lantaran masih menunggu kepastian mengenai detail teknis, termasuk tenor pinjaman dan besaran bunga.

Baca juga : Soal Konsesi Tambang PBNU, Begini Sikap Putra Pendiri NU dan Sejumlah Ulama Jombang

“Kami menunggu petunjuk teknis lengkap agar tidak salah langkah,” pungkasnya.***

Reporter : Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D