Kediri, LINGKARWILIS.COM – Seorang remaja berusia 17 tahun asal Desa Karanganyar, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, terpaksa dievakuasi oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri pada Senin malam (9/6/2025), usai mengalami cedera saat mendaki Bukit Klotok menuju Puncak Watu Bengkah.
Korban bernama Novian Risky diketahui melakukan pendakian bersama empat temannya sejak pukul 12.00 WIB. Namun, sekitar pukul 17.00 WIB, saat berada di koordinat -7.810548, 111.962839, ia mengalami cedera pada kaki akibat terpeleset, sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan.
“Mengingat kondisi yang mulai gelap, salah satu rekannya turun lebih dulu mencari pertolongan dan melaporkan kejadian melalui layanan darurat Lapor Mbak Wali 112,” ujar Kepala BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, Selasa (10/6/2025).
Baca juga : Possi Kabupaten Kediri Kirim 9 Atlet ke Porprov Jatim IX, Bidik 4 Medali Emas
Laporan tersebut diteruskan ke BPBD sekitar pukul 17.45 WIB. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD segera bergerak ke lokasi pukul 17.50 WIB dan tiba di titik terdekat sekitar pukul 18.05 WIB untuk melakukan penelusuran awal dan penyusunan strategi evakuasi.
“Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Wana Rescue Indonesia, dan sejumlah relawan langsung menggelar briefing untuk menentukan langkah pencarian,” tambah Joko.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 19.05 WIB di lokasi koordinat -7.8104600, 111.9629660, di mana Novian ditemukan dalam kondisi kesakitan akibat kakinya terkilir. Proses evakuasi berlanjut hingga pukul 20.23 WIB, saat korban berhasil dibawa ke titik aman di koordinat -7.8097311, 111.9672664.
Baca juga : GenSobo Farm di Kelurahan Burengan, Kota Kediri, Siap Panen Melon, Jadi Wadah Edukasi Urban Farming
“Medan yang dilalui cukup menyulitkan karena jalur licin dan terjal, ditambah minimnya alat penerangan membuat proses evakuasi harus ekstra hati-hati,” jelas Kepala BPBD Kota Kediri.
Proses penyelamatan yang berlangsung di malam hari tersebut menegaskan kesiapsiagaan petugas dalam menangani kondisi darurat di kawasan wisata alam. (diy)
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor ; Hadiyin





