Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Manajemen RSUD dr Iskak Tulungagung memastikan tetap memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, selama mereka lolos dalam proses verifikasi tim khusus.
Plt Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr Iskak, Desi Lusiana Wardhani, menegaskan bahwa rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung itu tetap membuka akses pelayanan bagi pasien dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
“Pasien yang berasal dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan SKTM. Namun, tetap harus melalui proses verifikasi sesuai kriteria yang ditetapkan oleh tim,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Desi menjelaskan, pasien dengan SKTM berhak mendapatkan keringanan biaya, bahkan bebas biaya jika memenuhi syarat verifikasi. Beberapa ketentuan yang harus dipenuhi antara lain, pasien merupakan warga Tulungagung dengan KTP dan kartu keluarga yang sah, serta memiliki penghasilan rendah. Selain itu, pasien juga wajib melampirkan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah desa setempat.
Baca juga : Pertamina Lakukan Sidak di Sejumlah SPBU Kediri, Pastikan Kualitas Pertalite Aman
“Setelah berkas lengkap, tim verifikator akan memeriksa dan menentukan besaran keringanan biaya. Dalam kondisi tertentu, tim bisa merekomendasikan pembebasan biaya sepenuhnya,” jelasnya.
Desi menambahkan, pasien dengan SKTM nantinya akan mendapatkan pelayanan rawat inap di kelas 3. Rumah sakit juga telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 5–7 miliar untuk membiayai pelayanan bagi pasien kategori ini.
Ia berharap masyarakat bersikap bijak dalam mengajukan SKTM dan tidak menyalahgunakan fasilitas tersebut. “Program ini khusus bagi warga yang benar-benar tidak mampu. Karena itu, kami akan sangat selektif dalam proses verifikasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Desi menyampaikan bahwa saat ini RSUD dr Iskak Tulungagung telah berstatus sebagai rumah sakit tipe A, naik dari sebelumnya tipe B. Dengan perubahan status tersebut, terdapat beberapa penyesuaian dalam sistem dan prosedur layanan.
Baca juga : MAN 2 Kota Kediri Raih Prestasi Gemilang, Wujudkan Madrasah Islamic, Excellent, dan Civilized
“Kami terbuka terhadap kritik dan masukan. Namun, kami juga berharap keluarga pasien memahami mekanisme pelayanan di rumah sakit. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,” pungkasnya.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





