Rumah Milik Erwan Prasetyo di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen Terbakar, Kerugian Puluhan Juta Rupiah

Rumah Milik Erwan Prasetyo di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen Terbakar, Rugi Puluhan Juta RupiahKapolsek semen saat di TKP (bidu)
Kediri, LINGKARWILIS.COM – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah rumah milik Erwan Prasetyo (35) di Dusun Nglangu, Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Rabu (15/5/2024) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp. 50 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Menurut laporan Bhabinkamtibmas Desa Puhsarang, Aiptu Riadi, kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Sumaji (55), yang melihat kobaran api dari ruang tamu. Sumaji segera berteriak meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api.

Baca juga : Ada Lowongan Kerja Kediri Mei 2024 untuk Posisi Marketing dan Masih Banyak Lagi 

Beberapa tetangga korban kemudian membantu memadamkan api meski angin kencang membuat kobaran api semakin besar. Warga harus menjebol pintu rumah agar bisa masuk dan mencoba memadamkan api dari dalam. Namun, usaha warga tidak berhasil, dan pemadam kebakaran segera dihubungi.

Erwan Prasetyo, pemilik rumah, baru mengetahui kebakaran setelah diberitahu oleh tetangga.

 “Saya sedang bekerja memperbaiki jalan pertanian ketika melihat kepulan asap dari kejauhan. Setelah saya dan Umandi mendekat, kami baru sadar bahwa asap berasal dari rumah saya,” ujar Erwan.
Baca juga :  Harga Cabai di Kabupaten Kediri Merosot, Petani Rugi 

Kapolsek Semen, AKP Ni Ketut S, S.H., yang memimpin langsung penanganan di lokasi kejadian, menyatakan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Kami telah mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi dan pemilik rumah. Pada saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang bekerja,” jelas AKP Ni Ketut.

Penyebab kebakaran diduga karena korsleting aliran listrik

.” instalasi listrik memang sering menjadi pemicu kebakaran,” tutup AKP Ni Ketut.

Reporter : Agus Sulistyo Budi
Editor : Hadiyin

Leave a Reply