KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kebakaran rumpun bambu di Dusun Nglawak, Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Rabu (28/10) malam, sempat mengancam permukiman warga. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Grogol bergerak cepat melakukan pemadaman sehingga api tidak sampai merembet ke rumah penduduk.
Kebakaran tersebut menimpa rumpun bambu milik Radio (40), warga setempat. Peristiwa diduga bermula ketika seseorang membakar sampah tanpa ditunggui hingga api membesar dan menjalar ke rumpun bambu di dekat permukiman.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wibowo, menjelaskan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan ribu rupiah.
“Beberapa menit kemudian merembet ke rumpun bambu dan berdekatan dengan permukiman warga. Saat itulah ada warga melihat kobaran api yang besar. Warga segera hubungi Damkar Pos Grogol untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.
Baca juga : Wacana ASN Bersarung dan Berpeci Sehari dalam Sepekan, Kemenag Kabupaten Kediri Tunggu Arahan Pusat
Menerima laporan warga, petugas Damkar Pos Grogol langsung menuju lokasi dengan mengerahkan satu unit armada berkapasitas 5.000 liter air dan lima personel.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar rumpun bambu. Setelah sekitar satu jam penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan dan permukiman warga terhindar dari dampak kebakaran.
Khaleb mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membakar sampah, terutama saat musim kemarau. Pembakaran yang ditinggalkan tanpa pengawasan berisiko memicu kebakaran lebih besar dan membahayakan lingkungan sekitar.
Baca juga : Wacana ASN Bersarung dan Berpeci Sehari dalam Sepekan, Kemenag Kabupaten Kediri Tunggu Arahan Pusat
“Kita inginkan kesadaran warga meningkat saat musim kemarau panjang ini, tidak membakar sampah sembarangan. Harusnya ditunggui agar tidak merembet dan merugikan orang lain,” katanya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





