Kediri, LINGKARWILIS.COM – Warga Dusun Karangdinoyo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, dikejutkan oleh seorang warga yang tiba-tiba semaput saat memangkas dahan dan daun di atas pohon setinggi sekitar 15 meter, Minggu (25/10/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi di halaman SD Negeri Kepung II itu sempat membuat warga khawatir. Korban terlihat tidak bergerak di antara batang dan dahan pohon sehingga sejumlah warga menduga kondisinya sudah meninggal dunia.
Salah seorang warga yang mengetahui kejadian tersebut segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Pare untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa korban awalnya sedang melakukan pemangkasan dahan dan daun. Diduga akibat kelelahan, korban kemudian kehilangan kesadaran saat berada di atas pohon.
Baca juga : BPBD Kabupaten Kediri Kirim Air Bersih ke Desa Puncu dan Margomulyo, Suplai Dijadwalkan Berlanjut
Menerima laporan tersebut, petugas Damkar Pos Pare berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri. Petugas gabungan kemudian mendatangi lokasi dengan membawa peralatan evakuasi.
“Petugas Damkar berkoordinasi dengan petugas BPBD Kabupaten Kediri dan segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Dengan peralatan yang ada, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat meski masih setengah sadar,” kata Khaleb.
Setelah berhasil diturunkan, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) Pare untuk mendapatkan penanganan medis.
Khaleb menambahkan, kondisi korban berangsur membaik setelah menjalani perawatan. Korban dilaporkan telah sadar, tetapi masih harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melakukan pekerjaan berisiko tinggi ketika kondisi tubuh sedang lelah. Terlebih, pekerjaan di ketinggian membutuhkan kondisi fisik yang prima untuk menghindari kecelakaan yang dapat berakibat fatal.
Baca juga :Sebanyak 406 Atlet dari 26 Daerah Ikuti Kejurprov Woodball Jatim 2026 di Kabupaten Kediri
“Jika kondisi tubuh lelah, jangan memaksakan diri untuk bekerja dengan risiko tinggi. Kalau tetap dipaksakan, nyawa bisa menjadi taruhannya,” imbuhnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





