Kediri, LINGKARWILIS.COM – Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kota Kediri kini tidak lagi melalui Kantor Pos, melainkan beralih ke Bank Mandiri. Perubahan sistem ini diikuti dengan proses verifikasi dan validasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dilaksanakan Dinas Sosial Kota Kediri.
Kasi Trantib dan Kesos Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Suryawan Budhiarso, SH, saat ditemui di kantornya, Senin (8/9/2025), menjelaskan bahwa DTSEN merupakan pengembangan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Data ini disusun berdasarkan tingkat kesejahteraan keluarga dengan metode desil atau pengelompokan rumah tangga sesuai kondisi ekonominya.
“Hanya warga dengan desil 1 dan 2 yang berhak menerima bansos, baik Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” jelasnya.
Baca juga : September, Pemkab Kediri Gelar GPM di 13 Titik Wilayah Kecamatan
Menurutnya, sebagian besar penerima kali ini berasal dari data baru, sementara penerima lama tetap berhak sepanjang statusnya masih sesuai kriteria. Penggunaan Bank Mandiri sebagai mitra penyalur dinilai akan mempercepat distribusi, sekaligus menjamin transparansi dan ketepatan sasaran.
“Warga cukup membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dicetak Bank Mandiri saat proses validasi. Jadwal penyaluran sudah diatur oleh bank dan diinformasikan ke masing-masing kelurahan,” pungkas Surya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





