Sinopsis Reply 1988 Drama Korea yang Populer di Indonesia Saat Pandemi, Ceritakan Keluarga dan Persahabatan 

Sinopsis Reply 1988 Drama Korea yang Populer di Indonesia Saat Pandemi, Ceritakan Keluarga dan Persahabatan Ini ilustrasi sinopsis Drama Korea Reply 1988 yang populer di Indonesia 

LINGKARWILIS.COM – Drama Korea Reply 1988 merupakan drakor yang sangat populer di Indonesia saat pandemi Covid-19 ketika masyarakat diberikan arahan untuk di rumah saja. . 

Drama Korea Reply 1988 menjadi tontonan menarik karena alur ceritanya yang sesuai dengan kehidupan nyata. Terutama bagi orang yang hidup di tahun 1988. 

Dirilis pada tahun 2015, Drama Korea Reply 1988 masuk dalam rating tertinggi setelah ditayangkan beberapa hari. 

Sinopsis Drama Korea Weightlifting Fairy Kim Bok Joo. Kisahkan Wanita Biasa yang Punya Kekuatan Super

Drama Korea Reply 1988 diperankan oleh aktor yang berbakat dalam akting seperti Lee Hye-ri sebagai Sung Duk-seon/Sung Soo-yeon, Park Bo Gum sebagai Choi Taek, dan masih banyak lagi. 

Dilansir dari The Movie Culture Reply 1988 merupakan terakhir dari serial “Reply” yang diciptakan oleh duo Penulis-Sutradara, Lee Woo-jung dan Shin Won-ho. 

Drama ini bukan hanya meraih pujian kritis, tetapi juga sukses secara komersial, dengan episode terakhirnya mencapai 18,8 persen dalam pasar nasional. 

Sinopsis A Star is Born 2018, Film Romantis Populer yang Diperankan Lady Gaga dan Bradley Cooper

Hal ini membuat Reply 1988 menjadi salah satu drama dengan rating tertinggi dalam sejarah televisi kabel Korea.

Berbeda dengan seri “Reply” sebelumnya, “Reply 1988” menempatkan fokus utama pada persahabatan dan kekeluargaan. 

Drama ini menggabungkan elemen romansa dan komedi dengan baik, menciptakan kisah yang hangat dan menghibur. 

Chef Rudy Choirudin Punya Resep Botok Tempe Teri yang Enak, Bisa Anda Coba

Ceritanya dimulai pada tahun 1988 dan mengisahkan tentang lima teman dan keluarga mereka yang tinggal di Ssangmun-dong, Seoul, membawa penontonnya dalam perjalanan mengenang masa lalu yang penuh warna.

Drama ini merupakan salah satu Drama Korea terbaik karena menghadirkan gambaran keluarga pada tahun 1988 dengan cara yang sangat realistis, menampilkan kehidupan orang-orang biasa. 

Meski saya tidak pernah tinggal di Korea Selatan pada akhir tahun 80-an, saya dapat merasakan dan memahami setiap detail kecil yang ditampilkan dalam acara ini.

Musim Hujan Tiba Enaknya Makan Mie Nyemek Pas Cuaca Lagi Dingin, Yuk Ikuti Resep Lengkapnya di Sini!

Keunikan drama ini terletak pada penggambaran karakter yang sederhana namun mendalam. 

Sebagai penonton, saya dengan mudah terhubung dengan pengalaman hidup yang universal, seperti berbagi masakan dengan tetangga atau merayakan ulang tahun dengan saudara kandung. 

Drama ini memperlihatkan pertengkaran antar saudara sekaligus menggambarkan ikatan cinta yang kuat, mengundang rasa kangen terhadap momen kecil dalam hidup.

5 Rekomendasi Drama Korea Romantis Kerajaan yang Bikin Gagal Move On, Nomor 3 Paling Populer Lho! 

Salah satu aspek yang membuat “Reply 1988” sangat mengesankan adalah penggambaran cinta tanpa syarat dari orang tua terhadap anak-anaknya. 

Drama ini mengajak penontonnya merenung, membangkitkan nostalgia dengan sangat mendalam. 

Meski penuh tawa sepanjang durasinya, drama ini juga berhasil menyentuh hati penonton dengan beberapa adegan yang mengharukan.

Pemeran drama ini memberikan penampilan luar biasa, masing-masing karakter memiliki tempat khusus di hati penonton. 

Chef Rudy Choirudin Punya Resep Botok Tempe Teri yang Enak, Bisa Anda Coba

Drama Reply 1988 mampu membuat penontonnya tertawa dan menangis seiring perkembangan cerita. 

Namun, seperti dalam setiap kisah, tidak semua karakter dapat dihormati, seperti yang mungkin terjadi pada Choi Taek pada akhirnya.

Dengan segala kehangatan dan keceriaan yang dimilikinya, “Reply 1988” tetap menjadi satu dari sedikit drama yang meninggalkan kesan mendalam pada penontonnya.

Drama ini bukan hanya kisah nostalgia, tetapi juga kisah tentang persahabatan dan keluarga yang selalu memiliki tempat spesial di hati setiap penontonnya.

Editor: Shadinta Aulia

Leave a Reply