Stadion Batoro Katong Ponorogo Ditutup Sementara, Ini Penjelasan Disbudparpora

Stadion Batoro Katong Ponorogo Ditutup Sementara, Ini Penjelasan Disbudparpora
Stadion Batoro Katong yang ditutup sementara karena perawatan berkala (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM — Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo resmi menutup akses publik ke Stadion Batoro Katong mulai 17 Juli 2025. Penutupan ini dilakukan guna menjalani perawatan intensif pada rumput lapangan yang kini memasuki masa perawatan rutin.

Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, mengungkapkan bahwa jenis rumput stadion, yakni Zoysia Japonica asal Jepang, membutuhkan penanganan khusus, apalagi di tengah musim kemarau.

“Rumput untuk sepak bola berbeda dari rumput biasa. Perawatannya pun tidak bisa sembarangan. Butuh perhatian khusus agar kualitasnya tetap terjaga,” ujar Judha pada Jumat (18/7/2025).

Baca juga : Operasi Wira Waspada, Imigrasi Kediri Amankan Tiga WNA Pelanggar Izin Tinggal

Proses perawatan yang dimaksud meliputi pemupukan, penyiraman, pembersihan dari gulma, serta pemangkasan secara berkala. Judha belum bisa memastikan kapan stadion akan dibuka kembali karena masih menunggu pertumbuhan rumput kembali segar dan siap digunakan.

“Kami mohon masyarakat bisa memahami proses ini. Begitu rumput kembali sehat dan rapi, barulah akan dibuka lagi,” jelasnya.

Selama penutupan berlangsung, masyarakat yang ingin berolahraga diarahkan menggunakan fasilitas lain seperti jogging track di sekitar stadion atau lapangan panahan yang masih tersedia untuk umum.

Baca juga : Antisipasi Cuaca Ekstrem, DLH Kabupaten Kediri Gencarkan Patroli dan Pangkas Ranting Pohon

“Untuk sementara kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya, akses ke dalam stadion memang kami hentikan dulu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Judha membandingkan kebijakan ini dengan yang diterapkan di Stadion Kanjuruhan Malang dan Manahan Solo, di mana lapangan hanya digunakan untuk pertandingan resmi. Setelah digunakan, lapangan tidak boleh dipakai untuk aktivitas lain agar kualitas tetap terjaga.

“Di sini kami menyebutnya stadion serba guna karena digunakan untuk berbagai kegiatan seperti atletik, baris-berbaris, dan olahraga masyarakat. Tapi ya itu, kami juga berada dalam situasi dilematis,” tandasnya.***

Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D