LINGKARWILIS.COM – Suasana haru menyelimuti Birmingham, Inggris pada Rabu, 30 Juli 2025, saat ribuan penggemar memadati jalan-jalan kota untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ozzy Osbourne legenda musik rock.
Vokalis band Black Sabbath itu dimakamkan dalam prosesi terbuka yang penuh emosi dan kenangan.
Sharon Osbourne, istri Ozzy Osbourne yang telah mendampinginya selama lebih dari empat dekade tampak sangat terpukul.
Didampingi ketiga anak mereka yakni Kelly, Aimee, dan Jack, Sharon Osbourne tampak tak kuasa menahan tangis sepanjang upacara.
Wali Band Luncurkan Lightstick Terbaru dengan Fitur Tambahan, K-Popers Minggir Dulu!

Dengan erat, ia menggenggam tangan anak-anaknya saat menyusuri jalur prosesi Ozzy Osbourne yang dipenuhi pelayat.
Jenazah musisi yang dijuluki The Prince of Darkness itu diantar dengan mobil jenazah yang diiringi oleh musik dari band kuningan menuju Jembatan dan bangku Black Sabbath.
Tempat tersebut seketika berubah menjadi lautan bunga dan tanda penghormatan dari para penggemar yang datang dari berbagai penjuru negeri.
Ozzy Osbourne tutup usia di kampung halamannya, Birmingham, hanya beberapa minggu setelah tampil dalam konser reuni bersama Black Sabbath pada 5 Juli lalu.
Penampilan tersebut menjadi panggung terakhir sang legenda, setelah perjuangan panjang melawan penyakit Parkinson yang selama bertahun-tahun menggerogoti tubuhnya.
Kabar duka disampaikan keluarga Osbourne melalui pernyataan resmi pada 22 Juli lalu. “Dengan kesedihan yang tak terlukiskan, kami harus melaporkan bahwa Ozzy tercinta telah meninggal dunia pagi ini,” tulis Sharon dan anak-anak dalam pernyataan yang dibagikan kepada USA TODAY.
Ozzy meninggalkan enam anak, termasuk Jack, Kelly, dan Aimee dari pernikahannya dengan Sharon serta Jessica, Elliot, dan Louis dari pernikahan sebelumnya dengan Thelma Riley.
Tak hanya dikenal lewat karya-karyanya bersama Black Sabbath, Osbourne juga menorehkan sejarah dalam budaya pop melalui acara realitas The Osbournes yang tayang di MTV pada awal 2000-an.
Kini, dunia mengenangnya bukan hanya sebagai bintang rock, tetapi sebagai ikon lintas generasi yang meninggalkan jejak mendalam di hati para penggemarnya.
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





