KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Harapan Kabupaten Kediri untuk menembus posisi lima besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 belum berhasil terealisasi. Menanggapi hasil tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai langkah strategis pembenahan ke depan.
Meski belum mencapai target, prestasi kontingen Kabupaten Kediri menunjukkan peningkatan dibandingkan gelaran sebelumnya. Baik dari sisi jumlah medali maupun posisi klasemen akhir mengalami kenaikan.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengatakan bahwa pihaknya akan mengidentifikasi berbagai kekurangan dan kebutuhan pembinaan untuk mempersiapkan kontingen secara lebih matang menghadapi Porprov 2027.
Baca juga : Sebanyak 210 Pelanggar Ditindak, Polisi Kediri Kota Tegaskan Pentingnya Tertib Lalu Lintas
“Kami akan melakukan evaluasi total. Ini momentum untuk melihat di mana letak kekurangan dan memperbaikinya sejak sekarang,” ujarnya, Minggu (13/7/2025).
Ia menambahkan, pembinaan atlet akan difokuskan secara jangka panjang agar persiapan bisa dilakukan sejak dini. Apalagi dalam Porprov kali ini, sebagian besar atlet Kabupaten Kediri merupakan wajah baru yang masih muda.
“Atlet senior yang turun hanya sekitar 30 persen. Sisanya mayoritas masih muda dan baru bertanding di level ini,” jelasnya.
Berdasarkan data klasemen akhir Porprov IX 2025 di Malang Raya, Kabupaten Kediri finis di peringkat ke-11 dengan perolehan 24 emas, 22 perak, dan 45 perunggu. Jumlah ini menghasilkan total 185 poin.
Sebagai perbandingan, pada Porprov 2023 lalu, Kabupaten Kediri hanya menempati posisi 12 dengan torehan 16 emas, 20 perak, dan 31 perunggu, atau 135 poin.
“Mudah-mudahan di Porprov 2027 kita bisa melampaui capaian tahun ini dan masuk lima besar sesuai harapan,” tambah Hakim.
Sebelumnya, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito telah menyampaikan harapannya agar kontingen Kabupaten Kediri mampu menembus papan atas dalam pesta olahraga dua tahunan tersebut.***
Reporter : Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





