Blitar, LINGKARWILIS.COM – Gerak cepat dilakukan Babinsa Desa Kaulon Koramil 0808/09 Sutojayan, Serka Dwijo Saputro, bersama tim gabungan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi pada Sabtu sore (5/9/2026).
Kebakaran terjadi di wilayah perbatasan RT 01/RW 01 Desa Kaulon dengan RT 01/RW 01 Desa Jegu, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.
Informasi mengenai kebakaran tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar sekitar pukul 16.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan melahap vegetasi yang berada di kawasan tersebut.
Kebakaran terpantau di dua titik, yakni Petak D-1 Desa Kaulon dan Petak 1B Desa Jegu. Sementara itu, penyebab munculnya titik api hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Mendapat laporan tersebut, Serka Dwijo Saputro langsung menuju lokasi dan bergabung dengan tim gabungan yang melibatkan personel TNI, Polri, Perhutani, serta masyarakat sekitar.
Baca juga : Geger, Kantor Desa Bacem Blitar Dibobol, Dua Laptop dan Proyektor Senilai Rp14 Juta Raib
Petugas bersama warga kemudian berupaya melokalisir kobaran api agar tidak merembet ke permukiman maupun kawasan hutan yang lebih luas.
“Upaya pemadaman yang dilakukan secara intensif dengan alat seadanya dan armada penanganan akhirnya membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul 18.25 WIB. Petugas di lapangan kemudian melanjutkan langkah pemantauan (assessment) untuk memastikan tidak ada lagi sisa-sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” katanya, Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, total area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar dua hektare. Rinciannya, sekitar 0,5 hektare berada di wilayah Desa Kaulon dan 1,5 hektare di Desa Jegu.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Kerugian material juga dilaporkan nihil.
Baca juga : GPM SYIAR 2026 di Kota Kediri Diserbu Warga, Stok Beras SPHP dan Minyak Kita Hampir Ludes
Saat ini, kondisi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan kondusif. Petugas tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






Response (1)