Geger, Kantor Desa Bacem Blitar Dibobol, Dua Laptop dan Proyektor Senilai Rp14 Juta Raib

Geger, Kantor Desa Bacem Blitar Dibobol, Dua Laptop dan Proyektor Senilai Rp14 Juta Raib
Polisi saat olah tempat kejadian perkara di kantor Desa Bacem. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM Warga Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, dibuat geger setelah kantor desa setempat diduga dibobol pencuri. Sejumlah barang elektronik dilaporkan hilang dengan total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp14 juta.

Peristiwa tersebut diketahui pada Rabu sore (2/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Barang yang dilaporkan hilang terdiri atas dua unit laptop atau komputer jinjing serta dua unit proyektor.

Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muheni, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut. Polisi juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Sudah dilaporkan ke kami. Polisi juga sudah olah tempat kejadian perkara. Kerugian diperkirakan Rp14 juta,” kata Saiful, Jumat (4/9/2026).

Ia menjelaskan, aksi pembobolan tersebut pertama kali diketahui saat Kepala Desa Bacem, Sukadi, hendak masuk ke ruang kerjanya di kantor desa.

Baca juga : Delapan Bulan, Imigrasi Blitar Catat PNBP Rp12,4 Miliar

Setibanya di depan pintu ruang kerja, Sukadi melihat kunci pintu dalam kondisi masih menancap di bagian luar lubang kunci. Namun, saat itu ia belum menaruh kecurigaan.

Awalnya, Sukadi menduga ada perangkat desa yang menggunakan atau meminjam proyektor. Ia kemudian masuk ke dalam ruangan bersama perangkat desa karena berencana menggunakan laptop dan proyektor untuk keperluan rapat.

“Rencananya saksi dan perangkat desa hendak menggunakan laptop dan proyektor untuk rapat,” jelasnya.

Namun, mereka terkejut ketika mengetahui proyektor yang sebelumnya disimpan di dalam lemari kaca telah hilang. Tidak hanya itu, dua unit laptop yang berada di atas meja pelayanan juga sudah tidak berada di tempatnya.

Setelah menghubungi sejumlah perangkat desa, diketahui tidak ada satu pun yang menggunakan maupun meminjam barang-barang tersebut. Dari situlah muncul dugaan bahwa kantor Desa Bacem telah menjadi sasaran pencurian.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Baca juga : Dalam Sehari, Damkar Kabupaten Kediri Tangani Tiga Kebakaran di Lokasi Berbeda

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengidentifikasi rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Polisi masih mengidentifikasi melalui kamera pengawas,” pungkasnya.***

Reporter : Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *