KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Saat banyak toko kelontong memilih tutup selama Lebaran Idulfitri, toko-toko kelontong milik perantau asal Madura justru tetap beroperasi dan menjadi andalan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah satunya adalah toko milik Edi Sukarno, warga asli Sumenep, Madura, yang berlokasi di Jalan Perdana Kusuma No. 25, Jamsaren, Kota Kediri. Meski hari raya, ia tetap melayani pelanggan dengan penuh semangat selama 24 jam.
“Banyak warga yang membutuhkan bahan pokok secara mendadak saat Lebaran, jadi kami tetap buka agar bisa membantu mereka,” ujar Edi Sukarno.
Baca juga :Β Hari Kedua Lebaran, Tempat Kuliner di Kediri Mulai Diserbu Pengunjung
Menurutnya, momen Lebaran justru menjadi peluang untuk meningkatkan penjualan karena masyarakat masih memerlukan berbagai keperluan mendesak.
“Kami memahami bahwa tidak semua orang bisa berbelanja ke minimarket atau pasar besar, jadi toko kami tetap siap melayani,” tambahnya.
Keberadaan toko-toko Madura yang tetap buka di hari raya menjadi penyelamat bagi banyak warga, terutama mereka yang kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.
“Kami bukan hanya berdagang, tapi juga berusaha membantu warga sekitar. Itulah prinsip kami,” tutur Edi.
Baca juga :Β Sebanyak 226 Situs Arkeologi di Gaza Rusak akibat Serangan Israel
Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, toko kelontong Madura tetap menjadi bagian penting dari perekonomian rakyat dan menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat, bahkan di hari besar seperti Lebaran.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





