LINGKARWILIS.COM – Salah satu trayek Damri Tulungagung, yakni Tulungagung-Pacitan, menjadi favorit lantaran melayani kawasan strategis wisata nasional (KSPN). Trayek ini selalu penuh dengan penumpang setiap harinya.
Plt. Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Aries Prasetyo, menyampaikan bahwa Tulungagung memiliki dua trayek Damri yakni Tulungagung-Ponorogo dan Tulungagung-Pacitan. Trayek Tulungagung-Pacitan memiliki dua armada yang melayani rute ini.
Damri dengan trayek Tulungagung – Pacitan sering disebut sebagai Damri KSPN karena rutenya melewati jalur lintas selatan (JLS) dari Tulungagung menuju Pacitan. Pada trayek ini, penumpang diangkut menggunakan Toyota Hiace yang dapat mengangkut hingga 16 orang.
“Damri trayek ini biasa disebut sebagai Damri KSPN, karena rute trayeknya melewati JLS dari Tulungagung menuju Pacitan,” kata Aries Prasetyo, Rabu (29/1/2025).
ODGJ Ikat Anaknya Sendiri di Depan Ruko, Warga Tulungagung Resah!
Aries menjelaskan bahwa trayek ini sangat diminati masyarakat, dengan tingkat keterisian penumpang rata-rata mencapai 70 persen dari kapasitas. Bahkan, pada saat libur panjang atau akhir pekan, tingkat keterisian penumpang dapat mencapai 100 persen.
Tarif untuk layanan Damri KSPN ini adalah Rp 21 ribu untuk sekali pemberangkatan, baik dari Tulungagung maupun Pacitan. Masyarakat juga dapat mengakses layanan ini melalui aplikasi Damri Apps, yang menyediakan informasi tentang jadwal dan pergerakan Damri KSPN.
“Pelayanannya bisa online melalui aplikasi, masyarakat bisa merencanakan perjalanan jauh-jauh hari. Pembayarannya juga lewat aplikasi,” ungkap Aries.
Resep Bola Ubi Simple dan Lembut, Bisa Jadi Ide Cemilan Nikmat di Musim Hujan
Terkait jadwal keberangkatan, Aries menyebutkan bahwa Damri KSPN Tulungagung-Pacitan berangkat pada pukul 04.00 WIB dan 16.00 WIB dari Terminal Gayatri Tulungagung.
Setelah berangkat dari terminal, Damri akan menuju Stasiun Tulungagung untuk menjemput penumpang yang turun dari kereta api.
Dengan tingginya minat terhadap trayek ini, Dishub Tulungagung sedang melakukan survei untuk memperluas layanan Damri KSPN, terutama untuk menjangkau jalur wisata pesisir selatan. Pihak Dishub juga telah mengajukan usulan ke Kementerian Perhubungan untuk memperluas trayek Damri KSPN.
“Kami sudah buat usulan agar bisa lewat JLS. Berdasar survei kami, arah selatan seperti Campurdarat juga ada peminat,” pungkasnya.
