KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Wakapolda Jawa Timur Pasma Royce melakukan peninjauan jalur arteri di Pos Pelayanan (Posyan) Simpang Tiga Mengkreng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Rabu (18/3/2026).
Kunjungan tersebut disambut Kapolres Kediri Bramastyo Priaji, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, serta Dandim 0809 Kediri Dhavid Nur Hadiansyah. Turut hadir pula Kapolres dari wilayah Jombang dan Nganjuk beserta jajaran Satlantas.
Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda memantau langsung kesiapan personel gabungan yang bertugas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 guna mengamankan arus mudik Lebaran. Ia juga menyapa para pemudik serta menyerahkan bingkisan sebagai bentuk kepedulian.
Simpang Tiga Mengkreng dikenal sebagai titik strategis yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Jombang, Nganjuk, dan Kediri. Jalur ini merupakan bagian dari koridor “Bangjuri” (Jombang–Nganjuk–Kediri) yang kerap menjadi pilihan utama pemudik.
Baca juga : Adam Group Jabon Kediri Santuni Ratusan Janda dan Yatim Piatu, Ini Infonya
Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan, pemerintah daerah telah berkolaborasi dengan kepolisian dan instansi terkait dalam menyiapkan pos pelayanan lengkap dengan tenaga kesehatan.
“Kami bersama Polres dan instansi terkait telah menyiapkan pos-pos pelayanan, termasuk dukungan dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP. Semua personel sudah siaga selama Lebaran tahun ini,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri Bramastyo Priaji menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Polda Jawa Timur untuk memastikan kesiapan seluruh jajaran dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru.
“Hari ini Wakapolda meninjau wilayah barat, termasuk Pos Mengkreng, sementara Kapolda melakukan pengecekan di wilayah timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas wilayah antara Polres Kediri, Jombang, dan Nganjuk menjadi fokus utama, khususnya dalam mengantisipasi potensi kepadatan di Simpang Tiga Mengkreng.
Baca juga : Berbagi Berkah, Sekretariat DPRD Kabupaten Kediri Bagikan Takjil
Menurutnya, peningkatan arus kendaraan diperkirakan terjadi pada H-1 hingga H+1 Lebaran. Hal ini dipicu tingginya aktivitas silaturahmi masyarakat di kawasan Kediri Raya, meliputi Kediri, Jombang, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, hingga Trenggalek, serta meningkatnya mobilitas menuju pusat perbelanjaan dan destinasi wisata.
“Kemungkinan peningkatan atau kepadatan kendaraan pada H-1 dan H+1, karena para pemudik juga melakukan silaturahmi ke rumah saudara,” pungkasnya.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor :Hadiyin





