Warga Blitar Geger, Perempuan Diduga Bunuh Diri Tabrakkan Diri ke KA Matarmaja

Warga Blitar Geger, Perempuan Diduga Bunuh Diri Tabrakkan Diri ke KA Matarmaja
Petugas saat evakuasi jenazah di lokasi kejadian bunuh diri. (aziz)

Blitar, LINGKARWILIS.COM – Warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar digemparkan oleh peristiwa tragis pada Senin (17/10/2025) pagi. Seorang perempuan tewas mengenaskan setelah diduga menabrakkan diri ke Kereta Api Matarmaja di perlintasan KM 114+1/2 wilayah setempat.

Korban diketahui bernama Sujinah (56), warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban diduga sengaja mengakhiri hidupnya karena mengalami tekanan batin dan banyak pikiran.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Jenazah sudah kami evakuasi dari lokasi kejadian. Informasi dari pihak keluarga, korban akhir-akhir ini memang mengeluh memiliki banyak beban pikiran,” ujar Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi.

Kronologi bermula saat Yoga Pratama, penjaga palang pintu kereta api, tengah berada di pos jaga. Dari jarak sekitar 200 meter di sisi timur perlintasan, ia melihat korban berdiri seorang diri. Tak lama kemudian, korban menjulurkan tubuhnya melintang di rel, tepat sebelum KA Matarmaja melintas dengan kecepatan tinggi dari arah timur.

Baca juga : Dewan Apresiasi Revitalisasi 32 SD Negeri di Kabupaten Kediri

Benturan keras tak terhindarkan. Korban meninggal di tempat dengan kondisi tubuh tidak utuh, mengalami luka parah di bagian kepala, tangan, dan kaki.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah TKP. Sementara, KA Matarmaja melanjutkan perjalanan menuju Jakarta setelah situasi dinyatakan aman.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk keperluan identifikasi lebih lanjut. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah barang milik korban, antara lain perhiasan emas berupa cincin, kalung, dan anting, uang tunai sebesar Rp 20 ribu, serta satu unit sepeda motor Honda Beat AG 4946 KDB yang terparkir tidak jauh dari rel.

Baca juga : Tujuh Wisudawan UNP Kediri Raih Predikat Terbaik, Ada yang Mendapat IPK Sempurna

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui sedang menghadapi banyak masalah pribadi. Diduga hal itu yang mendorongnya untuk mengakhiri hidup dengan cara tragis ini,” pungkas Ipda Putut.***

Reporter: Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *