Kediri, LINGKARWILIS.COM – Kondisi jalan berlubang dan rusak di jalur provinsi yang menghubungkan Kediri dengan Blitar menjadi ancaman serius bagi pengguna jalan, terutama saat hujan deras. Lubang-lubang yang tertutup genangan air sering kali tak terlihat, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Meski beberapa titik sudah diperbaiki, kerusakan di lokasi lain yang cukup lebar dan dalam masih menjadi masalah. “Kerusakan banyak terjadi di wilayah Kandat dan Ringinrejo. Sudah diusulkan perbaikannya ke Pemkab Kediri, tetapi jalur ini merupakan kewenangan Provinsi Jawa Timur,” ujar Kusbandi (49), warga Ringinrejo, Senin (3/12).
Kusbandi mengungkapkan, kecelakaan sering kali terjadi pada malam hari karena kurangnya penerangan jalan dan pengguna dari luar daerah yang tidak mengenal medan.
“Kalau malam gelap dan banyak kendaraan melaju kencang. Jalur ini rawan sekali kecelakaan,” tambahnya.
Baca juga : Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Kediri Masih Mengkhawatirkan
Ia juga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Menurutnya, jalur provinsi Kediri-Blitar cukup padat lalu lintas, dengan kendaraan berat bertonase besar sering melintas. Muatan yang melebihi kapasitas turut mempercepat kerusakan jalan.
“Kalau tidak segera ditangani, dikhawatirkan kecelakaan akan terus meningkat,” tegas Kusbandi, yang sehari-hari berjualan tewel di sekitar jalur tersebut.
Masyarakat setempat berharap pemerintah provinsi dapat segera merespons laporan kerusakan jalan, mengingat pentingnya jalur ini sebagai penghubung utama Kediri dan Blitar.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





