LINGKARWILIS.COM – Tidak hanya kue kering modern saja, kue kering jadul dan klasik juga tetap menjadi primadona di saat lebaran tiba.
Berbagai kue kering jadul hingga saat ini masih bisa dengan mudah ditemukan saat lebaran.
Nah kamu tidak harus selalu membelinya, kamu bisa membuat sendiri kue kering di rumah untuk isi toples saat lebaran nanti.
Gak perlu bingung! Ini loh ide resep kue kering jadul yang nikmat dan juga ekonomis, cocok banget untuk isi toples saat lebaran!
3 Resep Kolak Pisang Nikmat, Menu Andalan untuk Takjil Buka Puasa, Bisa Jadi Ide Jualan!
Ide Resep Kue Kering Jadul
1. Nastar (Chef Eddy Siswanto)
Bahan:
– 350 gr tepung terigu serbaguna
– 15 gr tepung jagung
– 15 gr susu bubuk
– 100 gr gula halus
– 2 butir kuning telur (kocok lepas)
– 175 gr margarin
– 50 gr butter
– 2 gr garam
Bahan Isian (Selai Nanas):
– 1 kg nanas (parut)
– 350 gr gula pasir
– 6 buah cengkeh
– 3 gr kayu manis
– 2 gr garam
Bahan Oles:
– 3 butir kuning telur
– 10 gr adonan nastar
– 10 gr butter
– 15 ml susu cair
Cara Membuat Selai Nanas:
1. Kupas dan parut nanas, kemudian peras atau buang sebagian airnya.
2. Masukkan nanas ke dalam wajan.
3. Tambahkan kayu manis dan cengkeh, lalu masak hingga hampir kering.
4. Tambahkan gula pasir, masak hingga mengental.
5. Angkat dan biarkan dingin. Selai siap digunakan.
Cara Membuat Nastar:
1. Campur tepung terigu, tepung jagung, dan susu bubuk, lalu aduk rata dan sisihkan.
2. Kocok margarin, butter, dan gula halus hingga lembut.
3. Tambahkan kuning telur dan aduk hingga merata.
4. Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit, aduk hingga rata. Diamkan di chiller selama 1 jam jika membuat dalam jumlah besar. Jika sedikit, cukup diamkan sebentar.
5. Ambil adonan seberat 15 gr, isi dengan selai nanas, lalu bentuk sesuai selera.
6. Panggang dengan suhu 135°C menggunakan api bawah hingga setengah matang.
7. Keluarkan, olesi dengan campuran kuning telur, lalu panggang kembali dengan api atas dan bawah hingga matang.
2. Cookies Putri Salju (Chef Devina Hermawan)
Bahan:
– 120 gr mentega tawar (suhu ruang)
– 120 gr Dutch butter (suhu ruang)
– 110 gr gula halus
– 1 sdt perisa vanila
– ⅛ sdt garam
– 2 butir kuning telur
– 270 gr tepung terigu protein sedang
– 55 gr maizena
– 100 gr kacang mede panggang
Pelapis:
– Gula donat (dekstrosa)
Cara Membuat:
1. Kocok Dutch butter, mentega, dan gula halus hingga pucat dan mengembang. Tambahkan vanila, garam, dan kuning telur, lalu kocok hingga merata.
2. Masukkan tepung terigu dan maizena sambil diayak, aduk perlahan menggunakan spatula.
3. Cincang kacang mede dan campurkan ke dalam adonan.
4. Jika menggunakan metode pertama, dinginkan adonan di kulkas selama 1-2 jam, lalu bentuk roll memanjang seperti jempol.
5. Gunakan sedikit tepung agar tidak lengket, lalu potong miring dan bentuk bulan sabit. Susun di loyang yang sudah dialasi baking paper.
6. Jika menggunakan metode kedua, ratakan adonan dalam wadah plastik berukuran 20 x 29 cm, bagi menjadi lima bagian, lalu simpan di freezer selama 1 jam.
7. Setelah mengeras, ambil satu bagian, taburi sedikit tepung, potong miring, dan bentuk seperti bulan sabit.
8. Panggang dengan api bawah selama 30 menit dengan api kecil, lalu panggang dengan api atas bawah selama 10 menit.
9. Untuk oven listrik, panggang di suhu 130°C selama 30-40 menit dengan api atas bawah.
10. Setelah matang, balurkan ke dalam gula donat. Putri salju siap disajikan.
3. Sagu Keju (@meryandriani89)
Bahan:
– 300 gr tepung sagu (disangrai dengan 2 lembar daun pandan)
– 100 gr margarin
– 50 gr butter
– 150 gr gula halus (bisa dikurangi menjadi 100 gr)
– 1 butir kuning telur
– 100 gr keju Edam parut halus (bisa diganti cheddar)
– 50 ml santan kental instan
– Topping: Keju cheddar parut (opsional)
Cara Membuat:
1. Sangrai tepung sagu dengan daun pandan menggunakan api kecil hingga kering. Biarkan dingin lalu ayak (bisa disangrai sehari sebelumnya).
2. Kocok margarin, butter, dan gula halus dengan kecepatan sedang sekitar 1 menit. Tambahkan kuning telur, kocok lagi sebentar.
3. Masukkan keju parut, aduk rata, lalu tuang santan dan aduk kembali.
4. Masukkan tepung sagu secara bertahap sambil diaduk hingga merata.
5. Masukkan adonan ke plastik segitiga yang sudah dipasang spuit. Semprotkan ke loyang hingga habis.
6. Panggang dalam oven suhu 130°C selama kurang lebih 35 menit hingga matang dan renyah (sesuaikan dengan oven masing-masing).
7. Setelah dingin, simpan dalam toples.
4. Kue Semprit (@resepkuepilihan)
Bahan A:
– 250 gr margarin
– 250 gr butter
– 4 kuning telur
– 300 gr gula halus
Bahan B:
– 1 sachet susu bubuk Dancow
– 1 sdt baking powder
– ½ sdt soda kue
– Vanili secukupnya
Bahan C (diayak):
– 100 gr maizena
– 500 gr tepung terigu (sudah disangrai)
Bahan D:
– 4 sdt bubuk coklat
– 1 sdt pasta coklat
Topping:
– Choco chips atau selai nanas
Cara Membuat:
1. Kocok bahan A dengan kecepatan rendah hingga merata. Tambahkan bahan B dan aduk rata.
2. Matikan mixer, lalu masukkan bahan C secara bertahap, aduk dengan spatula hingga bisa dipulung.
3. Bagi adonan menjadi dua bagian, salah satunya tambahkan bahan D, aduk rata.
4. Cetak dengan spuit di atas loyang yang telah dioles margarin, lalu hias dengan choco chips atau selai nanas.
5. Panggang hingga matang, dinginkan, lalu simpan dalam toples.
5. Kue Kacang Jadul (@resepkuemudah.id)
Bahan:
– 250 gr kacang tanah kupas (sangrai, haluskan)
– 180 gr gula halus
– 500 gr tepung terigu protein rendah
– 250-280 ml minyak goreng/sayur
– ½ sdt garam
– ½ sdt ekstrak vanila
Bahan Olesan:
– 2 kuning telur (bisa menggunakan telur omega)
Cara Membuat:
1. Campur tepung terigu, gula halus, dan garam, aduk rata.
2. Masukkan kacang tanah dan ekstrak vanila, aduk kembali.
3. Tuang minyak goreng sedikit demi sedikit hingga adonan menyatu.
4. Gilas adonan setebal 1 cm, cetak sesuai selera, lalu susun di loyang yang telah dioles margarin.
5. Panggang dengan suhu 140°C selama 45 menit.
6. Setelah matang dan dingin, olesi kuning telur, lalu panggang kembali dengan suhu 100°C selama 5-10 menit.
7. Kue siap disimpan dalam toples.
Jangan lupa recook resep kue kering diatas ya! Cocok banget untuk isi toples lebaran dan cemilan keluarga!
Penulis: Rafika Pungki Wilujeng
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





