“Dalam sebulan, rata-rata kami melayani sekitar 1.000 pasien untuk cuci darah. Hal ini dilakukan karena ginjal mereka sudah tidak berfungsi dengan normal,” kata Direktur RSUD Ngudi Waluyo, dr. Endah Woro Utami, pada Minggu (28/7/2024).
Di rumah sakit yang berada di Blitar timur ini, terdapat ruang khusus untuk cuci darah yang selalu menjadi tujuan para pasien hemodialisa. Dari ribuan pasien yang dilayani, sebanyak 120 di antaranya adalah pasien rutin, yang menjalani cuci darah beberapa kali dalam seminggu.
Jika ditelisik lebih dalam, pasien yang menjalani cuci darah ini beragam usia. Sebagian besar berusia 46 tahun ke atas, sementara kelompok usia produktif antara 26 hingga 35 tahun mencapai 17,5 persen. Pasien berusia 18 hingga 25 tahun hanya sebesar 1,3 persen.
Menurut dr. Endah Woro Utami, pasien wajib menjalani cuci darah disebabkan oleh beberapa faktor, terutama diabetes dan hipertensi parah.
Editor : Hadiyin





