LINGKARWILIS.COM – Kuliner tradisional tetap bertahan dan bahkan semakin berkembang dengan inovasi di tengah arus globalisasi ini. Salah satunya adalah kue kering khas Nusantara yang dikenal dengan nama Kue Antari atau Kue Kembang Goyang. Tak hanya lestari, jajanan ini kini hadir dengan varian warna dan rasa yang semakin menarik, menjadikannya favorit masyarakat hingga tahun 2025.
Di Kota Santri, Jombang, Ika Trisna Savitri menjadi salah satu pelestari kuliner Kue Kembang Goyang. Wanita yang tinggal di Jalan Sisingamangaraja No. 38, Dusun Jagalan, Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang ini, meneruskan usaha keluarga yang telah eksis selama puluhan tahun.
“Kue ini diambil dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga dan cara pembuatannya yang digoreng. Untuk proses pembuatan kue ini pakai penggorengan, di mana adonan digoyang-goyang hingga terlepas dari cetakan. Meskipun digoreng, kue ini tidak menyerap minyak, sehingga kerenyahannya tetap terjaga,” ujar Vivi, sapaan akrabnya, Jumat (28/02).
Usaha Kue Kembang Goyang yang dijalankan keluarganya telah berdiri sejak 1996. Vivi menjelaskan bahwa jajanan khas ini selalu hadir dalam perayaan besar, terutama saat Lebaran dan acara keluarga.
NIKMAT! 3 Resep Menu Sahur Hari Pertama Puasa Ramadhan, Simple dan Praktis Banget
“Dengan harga yang terjangkau, kue Kembang Goyang menjadi pilihan tepat untuk camilan saat bersantai bersama keluarga atau teman-teman,” tambahnya.
Tak hanya diminati di Jombang, produk ini juga merambah pasar luar kota, termasuk Jakarta. Vivi mengungkapkan bahwa pesanan meningkat signifikan saat Ramadan dan Hari Raya.
βSaat ini, kami sedang mengerjakan pesanan dari pelanggan. Kembang Goyang kami memiliki rasa khas yang gurih dan renyah, serta harga yang terjangkau, sehingga banyak diburu pembeli,” katanya.
Dalam proses produksinya, satu adonan dapat menghasilkan sekitar 4 kilogram atau setara dengan 20 bungkus. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, yakni Rp10.000 untuk kemasan 200 gram dan Rp5.000 untuk ukuran 80 gram.
“Kita juga menerima untuk reseller yang memesan banyak, bisa mendapatkan diskon hingga Rp9.000 per bungkus jika memesan 50 bungkus,” imbuhnya.
Kelezatan dan harga yang bersahabat membuat Kue Kembang Goyang semakin populer di kalangan pecinta kuliner. Salah satu pelanggan setia, Sugiono, bahkan rela memesan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan.
“Kue ini sangat renyah saat digigit, ada rasa manis yang tidak terlalu manis dan rasa gurih yang menggugah selera. Saya sengaja pesan sekarang untuk lebaran supaya tidak kehabisan,” tutupnya. (Ag/st2).
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





