Daerah  

Pembangunan Polsek Ngantru, Sejumlah Kios di Pasar Pojok Tergusur!

Pembangunan Polsek Ngantru, Sejumlah Kios di Pasar Pojok Tergusur!
Aktivitas perdagangan pada beberapa kios yang ada di Pasar Pojok Ngantru, dimana nantinya akan ada empat kios yang digusur imbas pembangunan Polsek Ngantru (isal/Lingkar)

LINGKARWILIS.COM – Pembangunan Polsek Ngantru di lokasi baru dipastikan berdampak pada Pasar Pojok, yang terletak di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung. Sejumlah los dan kios di pasar tersebut akan tergusur sebagai akibat dari proyek pembangunan tersebut.

Kabid Pengelolaan Pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Muhammad Khabib, mengungkapkan bahwa pemindahan Polsek Ngantru akan dilakukan dari lokasi lama di Desa Bendosari ke Desa Pojok, yang berdekatan dengan Pasar Pojok.

bayar PBB Kota Kediri

“Lokasi Polsek Ngantru yang baru sudah diberi patok pembatas. Kalau sesuai patok itu, ada bangunan Pasar Pojok yang secara otomatis terdampak dan harus tergusur nantinya,” ujar Muhammad Khabib, Minggu (2/3/2025).

Menurut Khabib, setidaknya dua los dan empat kios di Pasar Pojok akan terkena dampak pembangunan ini. Saat ini, kios dan los tersebut masih ditempati oleh pedagang yang menjalankan aktivitas jual beli sehari-hari.

Efisiensi Anggaran! Dishub Tulungagung Ganti Lampu PJU dengan LED

Pasar Pojok sendiri masih menunjukkan aktivitas perdagangan yang stabil. Meskipun tidak terlalu ramai, pasar ini selalu memiliki pembeli setiap hari. Namun, kondisi paling ramai terjadi di pagi hari, sesuai dengan karakteristiknya sebagai pasar subuh.

“Kalau perdagangan kebutuhan pokok seperti sayur dan lain-lain itu adanya pagi hari, makanya Pasar Pojok itu disebutnya pasar subuh. Tetapi mulai pagi sampai malam, biasanya di kios-kios itu ada yang berdagang seperti warkop atau warung makan,” jelasnya.

Terkait kios yang terdampak, Khabib menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan pembangunan kios baru sebagai pengganti. Langkah ini dilakukan agar para pedagang yang telah menyewa kios tetap dapat berjualan tanpa terganggu oleh proyek pembangunan.

Geger! Temuan Pabrik Arak Putih di Jombang Berhasil Diciduk Polisi, Omzet Capai Rp1 Miliar

Rencananya, pada tahun 2025, Disperindag Tulungagung akan membangun empat kios baru sebagai pengganti kios yang terdampak penggusuran. Sementara itu, dua los yang terkena dampak tidak akan digantikan dengan bangunan baru, melainkan akan digabung dengan los lain yang sudah ada.

“Kalau anggaran pemeliharaan pasar kami tidak direfocusing, kami punya anggaran senilai Rp 100 juta, nantinya itu bisa dipakai untuk membangun empat kios baru dan bisa mulai dibangun tahun ini,” pungkasnya.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *