PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Satlantas Polres Ponorogo mengamankan 24 pengendara yang diduga akan menggelar balap liar dalam razia yang digelar pada Sabtu (15/3) dan Minggu (16/3) dini hari. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan pelajar berusia belasan tahun.
Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudirno, mengungkapkan bahwa 19 dari 24 pengendara yang terjaring merupakan pelajar.
“Jika dipersentasekan, sekitar 79 persen dari mereka masih berstatus pelajar,” ujar AKP Bayu, Selasa (18/3).
Baca juga :BPOM Kediri Imbau Konsumen Jeli Pilih Jajanan Lebaran, Waspadai Bau Apek dan Warna Tak Alami
Dari hasil pendataan, delapan pengendara yang terjaring berusia 12 hingga 15 tahun, enam orang berusia 16 hingga 19 tahun, empat orang berusia 20 hingga 25 tahun, serta dua orang berusia 25 hingga 30 tahun.
“Yang mengejutkan, ada remaja yang baru berusia 12 tahun turut diamankan dalam razia ini,” jelasnya.
Razia ini dilakukan di beberapa lokasi rawan aksi balap liar, seperti Jalan Ir. Juanda, Kelurahan Tonatan, Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, dan Jalan Suromenggolo, Kelurahan Nologaten.
Baca juga : Peringatan 156 Tahun Jembatan Lama Kediri, Upaya Pelestarian Sejarah oleh Juru Wotan
“Kami menyita knalpot tidak sesuai spesifikasi, sementara kendaraan yang diamankan baru bisa diambil setelah pemilik mengembalikannya ke kondisi standar,” tegasnya.
Bayu juga mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam kegiatan negatif.
“Jangan memberikan kendaraan kepada anak yang belum memiliki SIM dan pastikan mereka berada dalam lingkungan pergaulan yang baik,” pungkasnya.***
Reporter : Sony Prasetyo
Editor : Hadiyin





